Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
SOKSI: 2019 Tahun Rawan Masyarakat Bangsa
  Kabar Golkar   27 Desember 2018
penting diantisipasi adalah dampaknya terhadap situasi sosio-politik di tengah masyarakat yang merupakan fundamen bagi pengembangan sosio-ekonomi sebuah bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ichsan Firdaus memaparkan pula bakal kerasnya pertarungan antar partai dalam upayanya untuk lolos dari parliamentary threshold. Pertarungan itu menjadi tantangan sekaligus dan peluang  bagi kader SOKSI dalam memperebutkan kursi untuk berbakti lewat parlemen, terang Ichsan.

Menghadapi aneka tanangan tersebut, Bobby Suhardiman mengharapkan SOKSI dapat tampil sebagai bagian dari solusi dengan berperan aktif di tengah masyarakat. “SOKSI mesti mampu membawa pencerahan ke tengah masyarakat bahwa Pemilu sebagai salah satu instrumen demokrasi bertujuan untuk mengukuhkan kesatuan dan kematangan bangsa” kata putra Prof. Suhardiman (alm.) tersebut.

Sebagai bentuk peran konkrit, masih menurut Bobby, SOKSI mesti mampu sebagai penggerak peralihan pola kampanye politik dari cara-cara tradisional seperti mobilisasi massa menjadi pola yang lebih modern dan beradap yakni adu gagasan; dari pola politik identitas ke pola politik partisipatif. “Partisipasi politik masyarakat sesuai kapasitas masing-masing merupakan fundamen dari kedewasaan berdemokrasi. Karena itu, pendidikan politik di tengah masyarakat mesti lebih digiatkan lagi agar kampanye hitam dan penyebaran berita bohong (hoax) segera berakhir dan dengan sendirinya tak ada tempat lagi bagi politik sektarian” tutup Bobby.

Dari diskusi tersebut SOKSI menekankan 3 pesan penting dalam menghadapi tahun politik 2019: pertama, masyarakat (khususnya elite) dalam menyampaikan pendapat dan pikirannya hendaknya mengedepankan budaya politik yang santun, terukur dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, lembaga dan perangkat penyelenggara Pemilu hendaknya bekerja profesional berlandaskan pada azas keadilan dan senantiasa menempatkan hukum sebagai panglima. Ketiga,  masyarakat dan pelaku politik hendaknya menempatkan ajang kontestasi sebagai ajang pelayanan dan pengapdian bagi bangsa, bukan ajang untuk merusak semangat persaudaraan sebagai satu keluarga bangsa.

Pada kesempatan terpisah, Sujatno Pedro, tokoh SOKSI dan Golkar Jateng mengatakan bahwa kemampuan untuk mengelola konflik dan perbedaan di tengah pertarungan politik 2019, dengan tetap mengedepankan persatuan akan sangat mempengaruhi percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia sebagai "the big five" dunia. Semoga. (Kontributor)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.