KabarGolkar, Jakarta - DPP Partai Golkar melaluk Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) kembali memggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK 4) Vol. 8 dan Launching buku dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham yang digelar di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (16/10/25).
Turut hadir sebagai narasumber dalam agenda tersebut diantaranya Pakar Kebangsaan, Prof. Yudi Latif, PhD, Pengamat Politik Prof. Dr. Siti Zuhro, dan Adi Prayitno.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Idrus Marham, dalam paparannya menjelaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun memimpin Indonesia, dinilai memberikan banyak dampak positif bagi rakyat.
"Setidaknya ada lima catatan positif Golkar jelang satu tahun pemerintahan Prabowo," kata Idrus saat menjadi pemantik dalan agenda diskusi tersebut.
Catatan positif pertama, Idrus mengatakan adanya pendekatan ideologis berdasarkan empat pilar utama, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Oleh karena itu, kata dia, pidato pertama yang disampaikan oleh Prabowo setelah terpilih sebagai presiden ketika itu langsung memberikan suatu penyadaran bahwa Indonesia ibarat rumah besar bersama yang harus dirawat.
Kedua, Prabowo dinilai melakukan pendekatan akademik dan intelektual untuk memberikan solusi atas persoalan yang terjadi di masyarakat. Idrus menuturkan Presiden memberikan kesetaraan sesuai dengan fakta.
"Ada keadilan yang kita kedepankan, ada kesetaraan. Yang paling penting lagi, yang dilakukan oleh Pak Prabowo adalah fakta yang dikedepankan pendekatan sosiologis, jadi kebijakan diambil berdasarkan pada fakta," tutur dia.
Idrus menambahkan catatan keempat, yakni Golkar menilai Prabowo selalu cepat tanggap dalam merespons permasalahan yang ada di masyarakat dan menjalankan kebijakan dengan baik.
Kelima, lanjutnya, kepemimpinan Prabowo berorientasi pada rakyat dan turut mendengarkan apa yang dibutuhkan oleh rakyat. Ia juga mengapresiasi Prabowo yang selalu tegas menghadapi korupsi di Indonesia.
"Nah, ini lah kepimpinan Pak Prabowo orientasi kerakyatan itu ada tiga hal, bagaimana menyelesaikan masalah rakyat, bagaimana memenuhi kebutuhan rakyat, dan bagaimana memberikan harapan masa depan yang lebih baik kepada rakyat," ungkap Idrus menambahkan.
Selain agenda diskusi, melalui kegiatan Pengajian Ideologi Kebangsaan ini, Partai Golkar juga meluncurkan tiga buku karya Idrus Marham yang berjudul Pancasila: Ideologi Partai Golkar, Nomadologi: Aktor-aktor Politik Tanpa Ideologi, dan Magnet Politik Partai Golkar.