Pidato Lengkap Ketum Bahlil dalam Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Oleh Rudy · · Kabar Nasional
Bapak, Ibu semua, rapimnas pertama kita lakukan bertepatan dengan tinggal lima hari Natal. Izinkan saya untuk mengawali ini dengan menyampaikan Selamat Natal kepada saudara-saudara saya, yang beragama Kristen yang merayakan. Semoga damai selalu menyertai kita semua. Semoga Tuhan berkati. Karena saya meyakini kedamaian itulah yang mengantarkan untuk kita berpikir lebih bijak, lebih cerdas dan betul-betul sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Bapak, Ibu, semua yang saya hormati. Izinkan saya, izinkan saya untuk kesekian kalinya. Oh, Bang Ruli juga ada, Bang Ruli dan Satkar ulama saya mohon maaf. Abang-abang semua izinkan saya untuk kesekian kalinya. Untuk mengingatkan kita dan untuk menekankan kembali terhadap proses sejarah lahirnya Partai Golkar. Ini penting sekali supaya kita tidak keluar dari pada khittah perjuangan. Supaya kita tidak keluar dari koridor-koridor yang telah menjadi tujuan dan cita-cita mulia daripada kehadiran dan lahirnya Partai Golkar. Semua sudah kita tahu bahwa Partai Golkar lahir pada 20 Oktober 1964.
Dilahirkan oleh Sekber dan Sekber melahirkan Kino-Kino. Tapi sebelum Sekber itu lahir, ada 97 organisasi lain yang mendirikan Sekber itu. 97 itu ada TNI-Polri, ada Birokrasi, ada Nelayan, ada Wartawan, ada kelompok pemuda, ada kelompok aktivis mahasiswa. Ada juga kelompok profesional, baik itu bidan, dokter, semuanya ada, wanita. Dengan demikian dapatlah kita simpulkan kembali lagi bahwa Partai kita ini memang lahir bukan dilakukan oleh satu kelompok orang tertentu. Tapi betul-betul dilahirkan dari kandungan rakyat Indonesia.
Tujuannya pun sudah jelas. Waktu itu untuk bagaimana bisa menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa dari transisi politik Pasca Pemilu tahun 1955. Yang pada awalnya ketika Pasca Kemerdekaan tahun 1948 itu, tahun 1945-1948 kemudian proses pentahapan untuk menuju pemilu, terjadi perdebatan yang panjang antara monopartai atau multipartai.
Inflasi kita waktu itu 690 persen, pengangguran dimana-mana, stabilitas politik yang tidak bisa kita kendalikan. Ada sekelompok orang yang ingin merubah ideologi Pancasila menjadi ideologi komunis. Dan tidak boleh Golkar malu untuk mengatakan ini. Karena Golkar lahir mempunyai nilai dan cita-cita. Itu perbedaan kita di situ. Golkar tidak hanya merebut kekuasaan. Tidak hanya mengisi kemerdekaan. Tapi Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari serangan ideologi lain. Itu perbedaan kita dengan partai yang lain.
Tag: Pembukaan, Rapimnas, Golkar, Bahlil