Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua DPR Dukung Rencana CNMP Group Buka Jalur Tol Motor di Medan dan Bandung
  Kabar Golkar   08 Februari 2019
[caption id="attachment_19834" align="aligncenter" width="700"]kabargolkar.com
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung rencana PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) untuk memberi jalur khusus bagi kendaraan bermotor roda dua pada jalan tol yang akan mereka bangun tahun ini di Medan dan Bandung. (foto: Tribunnews)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung rencana PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) untuk memberi jalur khusus bagi kendaraan bermotor roda dua pada jalan tol yang akan mereka bangun tahun ini di Medan dan Bandung. Hal itu diungkapkannya ketika menerima Tito Sulistio CEO CMNP di DPR (7/2). Ide tentang masuknya kendaraan motor roda dua di jalan tol selama ini memang datang dari Ketua DPR RI mengingat ada sedikitnya 120 juta kendaraan bermotor roda di Indonesia yang masih aktif. Hal ini menurut ketua DPR yang biasa disapa Bamsoet, akan memberikan akses mudah bagi pesepeda motor untuk menempuh jalur cepat dari rumah dari dan ke tempat kerja. “Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada CNMP selaku pengelola jalan tol yang tidak hanya mengejar keuntungan semata tapi juga ikut memberi solusi terhadap kesulitan mayoritas rakyat kita yang masih tinggal di rumah-rumah BTN pinggiran kota dan hanya memiliki moda transportasi roda dua atau motor untuk bisa pulang pergi dari rumah ke tempat kerjanya di kota dengan tingkat keselamatan yang tinggi di jalur khusus tol karena satu arah dan kepastian waktu, karena mudah diprediksi,” ujar Bamsoet. Selain itu, kata Bamsoet mengutip pernyataan Tito. Bahwa secara bisnis juga membangun jalur khusus untuk motor tidak akan rugi. Namun justru akan memberikan tambahan pendapatan bagi pengelola jalan tol itu sendiri. “Biaya untuk membangun ruas jalan tol untuk mobil 2-2-1 kanan kiri per-kilometer diatas tanah datar kurang lebih Rp.80-Rp.100 miliar per kilometer. Sedangkan biaya pembangunan untuk jalur khusus motor dengan lebar 2,5 meter plus 1 meter untuk bahu jalan kanan kiri kurang lebih Rp.30-Rp.50 miliar per kilometer. Jika mengacu tarif tol Bali Mandara untuk mobil Gol I Rp.11.500 dan untuk motor Rp.4.500, masih fisible. Apalagi mengingat volume pengguna motor populasinya sangat besar,” jelas Bamsoet. Dari sisi keadilan, tambah Bamsoet. Jalur khusus bagi kendaraan bermotor roda di jalan tol, jelas memberikan asas keadilan bagi semua warga yang belum beruntung memiliki moda transportasi roda empat atau mobil untuk menikmati jalan tol. Dari sisi keselamatan, juga sudah terbukti di Bali. Dengan memberikan jalur khusus motor roda dua itu (Tol Motor), ternyata dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas kendaraan secara signifikan. Bamsoet juga menekankan untuk lebih menjamin kenyamanan pengguna jalur khusus motor roda dua, jika perlu motor gede atau Moge dilarang masuk tol khusus motor pada hari-hari kerja. Moge cukup diizinkan untuk melalui jalur motor di jalan tol pada hari libur saja. Sedangkan pada hari kerja biarlah kendaraan bermotor roda dua bermesin kecil saja yang diizinkan
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.