Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Keberlanjutan dan Berkeadilan, Kebijakan Sektor Energi Komprehensif Partai Golkar
  Kabar Golkar   15 Februari 2019
kita melihat. bila kita sudah memahami ini, berarti kita tidak bisa lagi mengerjakan hal yang biasa, atau business as usual. Karena sasaran kita lebih tinggi lagi. Kita (Partai Golkar-red) ingin energi itu berkelanjutan, dan juga berkeadilan. Berkeadilan itu maksudnya bisa dirasakan oleh siapapun sebagai warga negara Indonesia. Jangan sampai energi itu hanya dimiliki oleh orang kaya. Dimiliki oleh industri-industri besar, misalnya, tapi orang atau rakyat kecil tidak bisa memanfaatkan.
Partai Golkar ingin pemanfaatan energi yang berkelanjutan, dan juga berkeadilan. 
  [caption id="attachment_20455" align="aligncenter" width="700"]kabargolkar.com ilustrasi energi terbarukan, atau renewables energy (foto: Shutterstock/FotoIdee)[/caption]

Upaya Golkar memperjuangkan energi terbarukan (renewables energy)

Konsep yang ditawarkan oleh Partai Golkar membutuhkan perubahan paradigma. Perubahan itu yaitu mengubah pemakaian energi fosil (fossil fuel) di masyarakat menjadi energi terbarukan (renewables energy).  Berikut penuturannya: Maka untuk mencapai konsep energi berkeadilan ini, kita harus mengubah paradigma. Salah satu paradigma itu yaitu terkait tentang renewables energy (energi terbarukan). Itu kan artinya kita memindahkan dari fossil fuel menjadi renewables. Renewables itu tidak tergantung daripada fosil. Artinya bisa diperbaharui setiap saat, setiap hari. Karena sumbernya itu berasal dari sumber dalam kehidupan yang tergantikan. Sementara kalau fossil fuel itu dari yang tidak tergantikan. Jadi, kalau sudah menurun ya sudah. Maka kita mengubah strategi atau skenario. Kita mencari energi ke depannya yang sustainable, yaitu renewables energy.

Ini masalah mendasar energi terbarukan (renewables energy)

Satya Widya Yudha mengungkapkan masalah mendasar implementasi energi terbarukan. Harga yang belum kompetitif membuatnya belum dilirik oleh para investor. Tapi perlahan-lahan sudah mulai ada perubahan. Berikut penuturannya: Nah, masalah yang mendasar dari renewables energy pada hari ini adalah belum mampu mencapai level yang kompetitif dibanding fossil fuel. Contohnya, di saat harga minyak turun, pada waktu harga minyak dibawah 50, 40, bahkan 30 USD per barrel maka renewables energy mendapat tantangan. Karena tidak bisa berkompetisi dengan fossil fuel. Berdasarkan kebiasaan, orang, bahkan negara akan cenderung untuk kembali ke masa lalunya, yaitu menggunakan fossil fuel economy. Nah, Golkar ingin mengubah itu menjadi renewables fuel economy.
Berdasarkan kebiasaan, orang, bahkan negara akan cenderung untuk kembali ke masa lalunya, yaitu menggunakan fossil fuel economy. Nah, Golkar ingin mengubah itu menjadi renewables fuel economy.
Kita bilang ke negara-negara maju dalam setiap pertemuan atau perjalanan. Kita sebagai DPR atas nama Golkar kita mengatakan kepada dunia. Coba anda kan negara maju temukanlah teknologi yang dapat membuat renewables energy itu menjadi kompetitif. Maka sekarang mulai bermunculan mobil listrik, tenaga surya, yang harganya bisa 2 sen per kilowatt hour di Abu Dhabi. Sehingga itu menjadi harga yang temurah. Indonesia mencoba bagaimana caranya energi surya harganya lebih murah daripada kita menggunakan batubara, menggunakan gas, atau kita menggunakan minyak. Kalau itu bisa tercapai, maka secara tidak langsung rakyat akan melihat. Begitu dia bicara listrik, dia akan tinggalkan fossil fuel.

Golkar dorong penerapan energi terbarukan 

Melalui kader-kadernya yang duduk di legislatif, Partai Golkar mendorong pemerintah untuk menetapkan target yang harus dicapai dalam rangka penerapan pemakaian renewables energy. DPR juga mencoba melalui kader-kadernya yang ada di DPR, Golkar bilang, tolong pemerintah mempunyai target. Kita targetkan, pada tahun 2025, kalau bisa renewables energy mencapai 23 persen. lalu target berikutnya di 2030, 2035 terkait capaian renewables energy. Ternyata pada hari ini saja baru
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.