ilustrasi kegiatan pembangunan infrastruktur desa (net)[/caption]
Dari sisi pembangunan infrastruktur desa, Partai Golkar mendorong pedesaan untuk mengembangkan keunikannya sendiri. Artinya, pedesaan harus memiliki daya tarik. Salah satu daya tariknya dengan mulai membangun infrastruktur di wilayah pedesaan. Muhidin mengatakan hal tersebut untuk menekan arus urbanisasi yang selama ini terjadi.
"Desa harus menjadi daya tarik tersendiri. Karena kalau kita lihat arus masyarakat itu kan banyak yang menuju ke kota. Padahal di satu sisi desa itu sangat potensial. Desa itu harus dikembangkan, harus dikelola. Sehingga dengan adanya infrastruktur yang terkait dengan jalan raya, atau infrastruktur yang terkait dengan jalan desa. Sehingga ada daya tarik di desa."
Imbas positif pembangunan infrastruktur desa, menurut Muhidin akan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa. Hal itu sebagai salah satu cara untuk memberikan peranan kepada masyarakat pedesaan. "Kemudian harga-harga bisa bersaing dan kesempatan kerja bisa didapatkan. Karena adanya dana-dana yang bergulir di desa. Itu salah satu cara bagaimana memberikan peranan kepada masyarakat, khususnya di pedesaan sehingga tidak berkeinginan bekerja di kota, bekerja sebagai pegawai negeri. Padahal di desa itu ada peluang yang bagus," ungkap Muhidin.
Infrastruktur di era Jokowi ini, perkembangan dan pertumbuhannya terlihat sangat nyata. Mulai dari infrastruktur dasar, kemudian juga tol laut, jalan raya. Ini kan sangat bagus sekali. Semua sentra-sentra ekonomi itu berkembang dengan baik," demikian penjelasan Muhidin. (kabargolkar)