Jokowi Prioritaskan Pembangunan SDM, Hetifah: Butuh Komitmen Politik Anggaran
Kabar Golkar 16 Agustus 2019
gapnya cukup besar. Tapi di antara PTS yang sangat bagus, kebanyakan belum memiliki standar pelayanan yang diinginkan suatu perguruan tinggi,” paparnya.
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR ini, masalah paling parah dalam perguruan tinggi di Indonesia adalah dari sisi ketersediaan tenaga dosen. “Masih banyak PT yang mengeluh karena sekarang dosen mungkin sudah pensiun sementara mahasiswa yang diterima bertambah,” tuturnya.
Masalah kedua adalah ketersediaan sarana dan prasarana Pendidikan. Banyak bangunan pendidikan tinggi yang mangkrak atau belum tuntas.
”Pada akhirnya yang diperlukan nanti itu komitmen yang lebih tegas. Kalau kita memang ingin meningkatkan SDM sampai di tingkatan PT maka kita perlu berkomitmen untuk meningkatkan alokasi anggaran. Ini terkait politik anggaran. Yang kita sesalkan anggaran PT melalui Kemenristek Dikti dari tahun ke tahun, tiga tahun belakangan ini menurun,” paparnya.
Terkait dengan wacana Menristekdikti untuk mendatangkan rektor asing untuk meningkatkan rangking pendidikan di kancah internasional, politikus Partai Golkar ini mengatakan bahwa hal yang harus dipetakan apakah masalah utama pendidikan di Indonesia adalah kekurangan dukungan sarana dan prasarana pendidikan serta tenaga pengajar, atau masalah kepemimpinan di PT.
”Jadi kalau rektor asing didatangkan, tapi kita tidak meningkatkan support fisik sarana prasarana dan dana, pasti dia akan frustasi, nggak bisa juga mereka melakukan apa-apa pasti. Kalau kita bisa menambah katakanlah anggaran pendidikan tinggi kita dua kali lipat dari sekarang, walaupun rektornya orang Indonesia, pasti meningkat,” paparnya.
Namun jika peningkatan anggaran hanya untuk mendatangkan rektor asing yang nilainya tidak sedikit sementara untuk fasilitas pendidikan lainnya tidak didukung anggaran maka kebijakan in dinilai tidak masuk akal.
”Nggak bakal jalan. Itu pikiran saya, tapi kita belum bicarakan ini dengan menteri, tapi kita berharap menteri mengevaluasi kebijakan ini. Kita bukan anti asing ya, tapi kalau untuk researcher bagus juga kita datangkan peneliti-peneliti asing, tapi sifatnya kolaborasi ada kerja sama dan kita saling bertukar,” katanya. (sindo)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.