Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Menuai Pro Kontra, Golkar Hapus Biaya Pendaftaran di Pilkada Banjar
  Kabar Golkar   26 September 2019
kabargolkar.comMARTAPURA - Keputusan Partai Golongan Karya (Golkar) memberlakukan biaya pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati Banjar periode 2020-2025 tak berumur panjang. Baru beberapa jam setelah diumumkan, keputusan itu dianulir. "Bagus lah kalau diurungkan biaya daftar itu supaya lebih elegan. Kalau daftat aja sudah harus bayar, kesanya kok kurang baik gitu," ucap Rahmadi, warga Martapura, Kamis (26/09/2019). Tim Penjaringan Bakal Cabup/Wabup Banjar periode 2020-2025 Partai Golkar Banjar oun secara resmi kepada pers juga telah mengumumkan penganuliran biaya pendafaran tersebut. "Batal diterapkan, biaya pendaftaran bakal cabup/cawabup kami hapuskan," ucap Sekretaris Tim Penjaringan Bakal Cabup/Cawabup Banjar Periode 2020-2025 Partai Golkar Banjar Chairil Anwar kepada pers. Sebelumnya, bagi bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran oleh Partai Golkar dipersyaratkan membayar pendaftaran sebesar Rp 10 juta untuk bakal calon bupati Rp 10 juta. Sedangkan untuk bakal calon wakil bupati Rp 5 juta. Chairil Anwar menerangkan niat penerapan biaya pendaftaran tersebut untuk menjaring orang-orang yang memiliki keseriusan dan kesungguhan diusung oleh Golkar. “Jadi, biaya pendaftaran itu menjadi tolak ukur kami melihat keseriusan orang (pelamar). Juga dimaksudkan agar tidak ada pendaftar yang hanya ingin numpang tenar lalu booming, padahal tidak ada keseriusan,” tandas Chairil bersama Ketua Tim Penjaringan Kamaruzzaman. Dikatakannya, berdasar pengalaman terdahulu, ada sebagian pelamar yang tak memperhitungkan kemampuan diri, apakah layak dan pantas untuk menjadi kepala daerah. Karena itulah pihaknya mencoba berupaya untuk menyaring hal tersebut. Bukan dimaksudkan mencari-cari dana dari pendaftaran bakal calon bupati/wabup. "Tapi menjadi bagian dari upaya menyeleksi atau menjaring agar pendaftar benar-benar punya keseriusan dan kesungguhan untuk diusung sehingga Partai Golkar siap secara total menghadapi pilkada,” papar Chairil. Pascapemberitaan di media massa, sebutnya, niat tersebut akhirnya menjadi pro dan kontra, baik dari pengurus DPD Golkar Provinsi Kalsel hingga kalangan LSM. Ia mengakui pro kontra tersebut seperti bola salju yang terus bergelinding. “Kami di DPD Golkar Kabupaten Banjar kemudian berembuk dan meminta arahan dari DPD Golkar Provinsi dan akhirnya biaya pendaftaran dihilangkan,” jelas Chairil. Pencabutan biaya pendaftaran tersebut dilakukan juga bertujuan untuk meringankan beban pendaftar. Seperti telah dirilis BPost Online, DPD Golkar Kabupaten Banjar telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati periode 2020-2025 sejak Rabu (25/09/2019). Pendaftaran ditutup15 Oktober mendatang. Hari pertama, Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Banjar rsmai kedatangan sejumlah tamu yang mengambil formulir pendaftaran. Bahkan ada yang langsung menyerahkan kelengkapan berkas yakni Dr Andin Sofyanoor SH MH. Hal itu menunjukkan keseriusan yang tinggi. Mantan anggota DPRD Banjar tiga periode ini datang secara langsung didampingi timnya. Beberapa orang lainnya belum tahu kapan akan mengembalikan formulir beserta kelengkapan berkasnya. Apalagi sebagian ada yang cuma mewakilkan kepada orang kepercayaan untuk mengambil formulir. (tribun)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.