Wakil Bupati Berau Agus Tantomo (kanan) bersama Ketua DPD Golkar Berau Hadi Mustafa (tengah) dan Direktur Utama Berau Post Endro S Efendi membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada aparat melawan aksi terorisme dan bentuk rasa duka atas tragedi di Mako Brimob dan ledakan bom gereja di Surabaya.[/caption]
Â
kabargolkar.com - Insiden di rumah tahanan Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat dan bom gereja di Surabaya, turut dirasakan masyarakat Bumi Batiwakkal. Sejak kemarin (13/5), masyarakat beramai-ramai membubuhkan tanda tangan ungkapan duka pada spanduk yang dibentang Lapangan Pemuda Tanjung Redeb saat acara Gowes dan Jalan Santai HUT ke-6 Berau Post.
Bukan di Lapangan Pemuda saja, spanduk untuk penggalangan tanda tangan juga dibentangkan di Mapolsek Gunung Tabur yang juga mendapat respons positif masyarakat setempat. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang membubuhkan tanda tangannya saat melintas di depan Mapolsek Gunung Tabur. Kapolsek Gunung Tabur Iptu Ning Tyas mengatakan, penandatanganan oleh masyarakat sebagai bentuk simpati atas terjadi teror bom di Surabaya dan kerusuhan di Rutan Brimob.
“Ini merupakan ungkapan belasungkawa masyarakat Gunung Tabur kepada beberapa anggota Polri yang gugur saat membela NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya kepada Berau Post kemarin. Aksi tersebut, lanjut dia, juga sebagai bukti bahwa masyarakat Berau, khususnya Gunung Tabur mengutuk aksi teror yang terjadi di Indonesia. “Masyarakat bersama Polri dan TNI siap menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. [bambang]
Â
sumber berita