Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar, Revolusi Diam Diam Yang Mengubah Politik, Dan P4: Profiling
  Nyoman Suardhika   22 Juli 2020
Credit Gambar / Istimewa
Jumlah mereka secara nasional di bawah 10 persen. Benar, dalam segmentasi pemilih ini, Golkar sangat dibenci, dan merosot.

Tapi di kalangan segmen pemilih mayoritas, yang pendidikan terakhirnya hanya SD, SMP, wong cilik, Golkar akan menang.

Tanya Akbar Tanjung lagi: Tapi ada PDIP di sana. Kan mereka partai wong cilik?

Penulis tunjukkan data lagi. PDIP sudah merosot pak. Partai ini akan jatuh perolehannya di bawah Golkar. “Apa iya?,” tanya Akbar Tanjung. Kan perolehan PDIP di 1999 tinggi sekali 33,7 persen?

“Begitulah pemilu demokratis,” pak, sanggah penulis meyakinkan. “Jika harapan publik tidak terpenuhi, tokoh dan partai yang menang pemilu sebelumnya, akan ditinggalkan.”

Akbar Tanjung masih tak yakin dengan kebenaran survei opini publik ini. Tapi Ia senang. Info dari saya ini akan menambah semangat teman teman, ujar Akbar.

Akbar Tanjung pun meminta saya mempresentasikan prediksi Golkar akan juara lagi kepada tim Golkar. Beberapa kali pula saya diundang Golkar di daerah untuk presentasi hasil survei itu. Kabar bahwa Golkar akan juara lagi pun disebar.

Pemilu legislatif 2004 diselenggarakan bulan April 2004. Golkar benar juara lagi, dengan perolehan 21,58 persen. Mengalahkan PDIP, juara sebelumnya, di angka 18, 53 persen.

Penulis lega prediksi lembaga survei terbukti.


-000-

Peristiwa kedua. Ini kisah menghadapi pemilu presiden pertama yang dipilih langsung: Juli 2004.

Kembali penulis berjumpa Akbar Tanjung. Kali ini meyakinkan Akbar soal pemilu presiden.

Kembali pula penulis membawa data hasil survei opini publik. Kepada Akbar Tanjung, penulis yakinkan. Walau Golkar partai pemenang pemilu, tapi Golkar tak mempunyai calon presiden yang populer.

Memang saat itu, Megawati masih menjadi presiden. Dan hampir pasti Megawati akan mencalonkan diri kembali. Penulis yakinkan Akbar Tanjung, Megawati akan dikalahkan oleh SBY.

Memang dengan data saat itu, Megawati masih jauh di atas SBY. Tapi pada waktunya, SBY yang akan unggul.

Akbar Tanjung belum teryakinkan. Tapi Ia setuju agar saya mempertemukannya dengan SBY. Perlu pendalaman dulu siapa capres yang akan dicalonkan Golkar, ujarnya.

Saya pun menghubungi SBY. Kepada SBY, dalam jumpa empat mata, saya katakan serupa. Partai SBY, saat itu Partai Demokrat, perolehannya masih kecil, 7,45 persen. SBY memerlukan partai besar untuk maju sebagai capres 2004.

Berulang saya yakinkan. SBY akan mengalahkan Megawati.

SBY percaya dengan data lembaga survei. Apalagi sudah terbukti pada pemilu legislatif 2004.

Apa yang membuat SBY percaya? Jawabnya sekali lagi: ilmu Profiling. Ini ilmu marketing politik yang memilah pemilih ke dalam segmentasi.

Berkali kali penulis infokan ke SBY. Per data hari itu, elektabilitas SBY masih jauh di bawah Megawati. Itu karena Megawati dikenal oleh 95 persen pemilih. Tapi SBY, kala itu, April 2004, baru dikenal oleh kurang dari 50 persen pemilih.

Namin penulis menunjukkan profil pemilih yang sudah disegmentasikan. Yaitu segmen pemilih yang hanya mengenal Megawati dan mengenal SBY saja. Di kalangan pemilih ini, SBY mengalahkan Megawati di atas 10 persen.

Itu kesimpulan magic dari penulis. Jika SBY dikenal seluas Megawati, SBY akan menang. Kuncinya hanya bagaimana membuat SBY dikenal seluas Megawati!

Kepada SBY penulis sarankan. Bagaimana jika SBY dikawinkan dengan Partai Golkar? SBY capres potensial tapi tak punya partai kuat. Golkar partai pemenang, tapi tak punya Capres kuat.

SBY setuju. Penulis pun merancang pertemuan SBY dan Akbar Tanjung.

Dalam pertemuan itu, Akbar Tanjung acapkali membawa Bomer Pasaribu. Sedangkan penulis mendampingi SBY, menjelaskan data mengapa baik

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.