Hal itulah yang membuat demokrasi kita mahal dan korup. Bagi orang-orang muda atau orang-orang cerdas, bersih dan jujur di republik ini, tentu hal itu menutup kesempatan mereka untuk berbakti kepada bangsa dan negara sebagai kepala daerah.
Pemilihan kepala daerah tidak langsung ini juga menjadi pembuka jalan bagi orang-orang kompeten duduk di kursi kepala daerah bahkan hingga parlemen. Implikasi politiknya adalah masyarakat akan betul-betul mengkurasi siapa-siapa saja yang akan duduk menjadi anggota dewan karena anggota dewan yang berkualitaslah yang akan menjadi penentu siapa kepala daerah yang berkualitas. Ini merupakan harapan positif bagi kami kaum muda agar dapat melihat bangsa ini menjadi bangsa yang kuat, besar dan sejahtera.
Semoga, ikhtiar dan semangat demokrasi bangsa ini selalu berada pada jalan yang berjaya.
Maju Terus! Pantang Mundur!
Sosialisme Pasti Jaya!
Ali Ghiffar Putra Rinanto
Ketua Tim Kajian Strategis Teritorial Pemilu Wilayah Jawa-Kalimantan BSNPG