27 September 2021
Dedi Mulyadi: Konflik Tanah yang Dialami Rocky Gerung Tidak Ada Sangkut Paut dengan Politik
  Nyoman Suardhika
  15 September 2021
  • Share :
Credit Photo / Youtube

Kabargolkar.com - Pengamat politik Rocky Gerung baru-baru ini mendapatkan surat somasi dari PT Sentul City. Somasi tersebut berisi informasi adanya upaya pembongkaran rumah milik sang ahli filsafat.

Saat ini Rocky Gerung tinggal di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Masalah sengketa lahan ini tak hanya dialami oleh Rocky Gerung saja. Ada enam warga di Desa Bojong Koneng yang diminta minggat oleh PT Sentul City.

Tak terima diusir, enam warga Desa Bojong Koneng dan Rockt Gerung menggugat balik PT Sentul City ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kisruh tanah yang dialami Rocky Gerung ini sering disangkutpautkan dengan politik. Sejumlah tokoh yang mendukung pemerintah bahkan tak ragu menampilkan kebahagiaan mereka.

Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ikut menanggapi polemik tersebut. Menurutnya, konflik tanah yang dialami Rocky tidak ada sangkut paut dengan politik.

Dedi mengungkapkan jika sengketa tanah merupakan persoalan klasik yang sering dihadapi masyarakat Indonesia.

"Rocky Gerung mendapat somasi dari Sentul City Tbk, dan akhirnya orang membawa ke ranah politik karena sifat oposisi yang dimilikinya. Menurut saya tidak," ujar Dedi, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Selasa, 14 September 2021.

"Persoalan konflik pertanahan merupakan persoalan klasik yang terjadi di Indonesia sudah sejak lama, di era kepemimpinan siapa pun. Aspek administrasi pertanahan sering kali jadi problem," katanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu menilai masyarakat sering dihadapkan dengan korporasi yang memiliki kelengkapan data dan administrasi. Sehingga hal itu memungkinkan pihak korporasi untuk memenangkan sengketa.

Masyarakat yang biasanya mengalami masalah terkait administrasi sering menjadi korban.

"Masyarakat kecil berhadapan korporasi, di mana mereka memiliki seluruh kelengkapan mulai dari tim administrasi dan legal. Mereka rata-rata memiliki sertifikat atas tanahnya. Lantaran itu pula, mereka punya kewenangan untuk melapor ke aparat atas nama hukum, dan itu melanda siapa saja dan di mana saja," ucap Dedi.

Dedi Mulyadi pun menyebut siapa saja bisa mengalami hal serupa dengan Rocky, tanpa memandang latar belakang politiknya.

Ia juga mewanti-wanti pendukung pemerintah. Pasalnya, ada pula kemungkinan para pendukung pemerintah mengalami nasib serupa jika tidak mengurus administrasi dengan baik.

"Persoalan tanah yang berhadapan dengan korporasi bisa melanda siapa saja, tanpa harus membedakan apakah dia pendukung pemerintah atau oposisi. Siapa pun bisa mengalami itu, mana kala aspek administrasi tidak diurus dengan baik," kata Dedi.

"Urusan sengketa lahan yang dialami bung Rocky Gerung bisa menimpa siapa saja. Tanpa harus membawa ke arah politik, oposisi dan bukan oposisi. Ingat anda yang mendukung pemerintah bisa mengalami hal yang sama, kalau anda abai terhadap pengelolaan hak atas tanah," ucapnya.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.