“Termasuk yang selama ini menjadi kekhawatiran rakyat Papua agar adanya perubahan UU Otsus dan pemekaran itu, agar tepat sasaran dan demi kesejahteraan rakyat Papua,” ucapnya.
Diakui, yang telah dilakukan Partai Golkar dari pusat sampai daerah, ini sebenarnya bagian dari yang dilakukan oleh pemerintah.
“Jadi, kami bukan hanya pengusung, tapi kami pendukung. Kami ada dalam pemerintahan dan di Provinsi Papua sendiri, kami sebagai pendukung, karena Wagub Papua, alm Klemen Tinal adalah bagian dari pemerintahan ini. Dan, kemarin Gubernur menyetujui, bahkan mengusulkan 7 provinsi, sehingga menjadi kewajiban kita mengawal dan menyukseskan program pemerintah,” tekannya.
Apalagi salah satu kader Partai Golkar Jhon Gluba Gebze, yang juga mantan Bupati Merauke dua periode itu, sejak 2002 telah memperjuangkan pemekaran Provinsi Papua Selatan. Begitu juga kader Partai Golkar Jhon Tabo, yang juga ikut berperan dalam memperjuangkan pemekaran di Pegunungan Tengah Papua.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo mengungkapkan jika pemekaran atau pembentukan DOB itu, berkat perjuangan generasi Partai Golkar sebelumnya atau 20 tahun lalu. Meski sempat tertunda akibat adanya moratorium pemekaran atau DOB di Indonesia.
“Pada saat ini, Pak Presiden Ir Joko Widodo telah memberikan peluang kepada Papua untuk dimekarkan bertambah 3 provinsi sehingga menjadi 4 provinsi di Papua, termasuk 1 provinsi di Papua Barat. Nah, ini semua adalah karya-karya dari Partai Golkar, kader – kader Partai Golkar,” tandas Abisai Rollo.
Sehingga kata Abisai Rollo, kini para kader Partai Golkar melanjutkan perjuangan dari kader-kader Partai Golkar sebelumnya untuk melanjutkan usaha mereka untuk memekarkan provinsi baru.
Abisai Rollo yang juga sebagai Ketua DPR Kota Jayapura ini pun menjelaskan, jika tujuan utama pemekaran di Papua untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan dan pembangunan.
Untuk itu, Abisai Rollo menambahkan, melihat Provinsi Papua memiliki 29 kabupaten/kota, tentu Gubernur akan kesulitan mendatangi semua kabupaten, namun dengan dimekarkan menjadi 4 provinsi, maka pelayanan kepada masyarakat semakin dekat.
“Nah, itu semua hasil kerja dari kader – kader Partai Golkar terutama pada era 2002. Kita melanjutkan untuk pemekaran, sehingga puji Tuhan kini dilakukan oleh Pak Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Ketua Komisi II DPR RI yang bertanggungjawab untuk membahas pemekaran di Papua. Kami ucapkan terima kasih karena sudah ditetapkan menjadi 4 provinsi di Papua, yakni Papua Induk, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah,” paparnya.
Kendati demikian, Abisai Rollo berharap dengan terbentuknya provinsi baru di Papua itu, gubernur yang terpilih pada pemilu 2024 nanti adalah berasal dari kader-kader Partai Golkar.