Kabargolkar.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama dengan Komisi VIII DPR RI menyalurkan bantuan senilai Rp 179 miliar bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) di Jambi.
Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tb. Ace Hasan Syadzily di Sentra Alyatama Kota Jambi, Selasa 9 Mei 2023.
Kepala Sentra Terpadu Inten Suweno Bogor, Jawa Barat, M. O. Royani yang mewakili Kemensos, menyampaikan di Provinsi Jambi total bantuan yang diserahkan senilai Rp 179 miliar.
Bantuan tersebut terdiri dari bantuan PKH tahap 1 senilai Rp 73.298.525.000 yang diperuntukkan kepada 101.024 KPM, dan bantuan tahap 2 senilai Rp 69.089.050.000 kepada 95.289 KPM.
Kemudian bantuan atensi senilai Rp 2.222.029.100 dan bantuan sembako/BPNT tahap 2 senilai Rp 34. 837.400.000 kepada 174.187 KPM.
"Di Jambi tingkat realisasinya cukup tinggi. Bahkan untuk bantuam tahap 1 realisasinya sudah hampir 100 persen," kata Royani yang didampingi Viking Rizarta selaku kepala Sentra Alyatama Jambi.
Royani menambahkan, untuk penyaluran bantuan tersebut Kemensos juga bekerja sama dengan Bank Himbara dan kantor Pos.
"Kerjasama ini kita lakukan untuk meminimalisir kendala-kendala saat penyaluran," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tb. Ace Hasan Syadzily mengatakan, kunjungan kerja ini penting bagi Komisi VIII untuk melihat bagaimana pelayanan Kemensos sebagai mitra kerja, apakah sudah berjakan sebagaimana mestinya.
"Kami dari Komisi VII Terus dorong kebijakan yang pro masyarakat. Kami berikhtiar menjadikan masyarakat yang sejahtera," kata Ace, didampingi anggota Komisi VII DPR RI Dapil Jambi, Hasan Basri Agus (HBA).
Ace juga meminta agar terus dilakukan pemutakhiran data terhadap penerima bantuan dari Kemensos. "Tujuannya agar bantuan yang diberikan tepat sasaran," ujarnya.
Lebih lanjut, Ace juga mengingatkan kepada penerima bantuan yang sifatnya pemberdayaan ekonomi, agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Karena tujuannya untuk dapat meningkatkan ekonomi, jadi jangan sampai bantuan habis di modal saja," pungkasnya. (metrojambi.com)