Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Perubahan Sistem Pemilu, Politisi Golkar Supriansa Tuturkan Tak Jamin Ada Bebas Politik Uang
  NINDY   08 Juni 2023
Supriansa Anggota Komisi III DPR RI

Kabargolkar.com - Memasuki Pemilu 2024, simpang siur pergantian sistem Pemilu dari yang terbuka menjadi tertutup masih menjadi perdebatan. Apakah menggunakan proporsional tertutup atau terbuka. Karena pada dasarnya perubahan sistem Pemilu dari yang terbuka menjadi tertutup yang akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi Indonesia. 

Anggota Komisi III DPR Supriansa menegaskan, sistem Pemilu terbuka dinilai masih yang terbaik digunakan di Indonesia. Sebab, partisipasi publik dalam menentukan wakilnya di parlemen cukup tinggi. 

“Dulu kita pernah menerapkan sistem tertutup. Kemudian sekarang berubah menjadi terbuka, harapannya ini menjadi adalah bagian dari penguatan kedaulatan rakyat,” ucapnya.

Politikus Partai Golkar itu menyatakan, tak menjamin bila sistem Pemilu diubah akan menghilangkan politik uang. Ia menduga, akan ada perpindahan politik uang yang bisa saja terjadi di masing-masing internal partai politik.

“Dikatakan kalau dilaksanakan secara terbuka katanya, maka itu akan terjadi politik uang di bawah. Pertanyaan saya, adakah juga yang bisa menjamin bila dilaksanakan secara tertutup orang-orang yang mendapatkan nomor urut 1-2 dan seterusnya itu terutama nomor 1 tidak membayar di partainya masing-masing. Jangan-jangan hanya pindah tempat terjadinya kecurigaan-kecurigaan terjadinya politik uang ‘kan itu yang menjadi kekhawatiran kita,” ungkapnya.

Maka, dia meyakini sistem pemilu proporsional terbuka masih yang terbaik. Sebab, publik bisa melakukan pengawasan secara terbuka dan berpartisipasi penuh menentukan wakil rakyat.

“Sistem dengan cara pendekatan pelaksanaan terdaftar terbuka ini, jauh lebih bagus dibandingkan dengan yang tertutup. Sebab banyak mata yang bisa menyaksikan, banyak orang yang bisa melihat, dan banyak orang yang bisa memprotes. Juga bisa melaporkan langsung ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) bila terjadi kecurangan di lapangan,” pungkasnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.