Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Intip Kiprah Cemerlang kang Ace dan Upaya Peningkatan Ponpes di Jabar
  NINDY   21 Juni 2023

Kabargolkar.comPondok pesantren sudah begitu dekat dengannya saat masih berusia belia.
Di lingkungan dunia pendidikan berbasis agama Islam itulah, ia banyak menimba ilmu hingga bisa mengantarkannya mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI. 

Bagi sosok Tubagus Ace Hasan Syadzily, pesantren bukan hanya tempat memperdalam ilmu agama. Ia percaya, pesantren memiliki peran melahirkan tokoh yang pemikirannya bisa menjadi sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara.

Maka semenjak diamanatkan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Kang Ace memang fokus menginisiasi sejumlah program untuk kemajuan kualitas dunia pendidikan di pesantren. Sejumlah inovasi berhasil ia salurkan seperti pengembangan dukungan dalam penyusunan Al-Quran terjemahan resmi Bahasa Sunda hingga program IT bagi pendidikan keagamaan di ponpes Jawa Barat.

Saat berbincang dengan detikJabar, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu sejak kecil sudah dibesarkan di lingkungan pesantren. Pendidikannya kemudian berlanjut dengan mengambil program sarjana di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, magister di UI hingga program doktoral Ilmu Pemerintahan di Universitas Jawa Barat.

Kang Ace punya komitmen bahwa pendidikan keagamaan di pesantren maupun di madrasah bisa bersaing hingga secara global. Asalkan menurutnya, negara punya keinginan kuat supaya bisa memajukan kualitas pendidikan di pesantren tersebut.

"Pertama, kita harus mendorong negara untuk memperhatikan pendidikan keagamaan melalui pendidikan di madrasah & pesantren. Kenapa madrasah dan pesantren? Karena lembaga pendidikan keagamaan ini telah berkontribusi bagi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dengan pendidikan keagamaan yang khas dan bertujuan menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertakwa, menguasai ilmu pengetahuan, memiliki akhlak yang mulia," katanya belum lama ini.

Menurut Kang Ace, selama ini pendidikan keagamaan di pesantren dan madrasah masih mengandalkan basis masyarakat dan berada di pelosok daerah. Jika kualitas pendidikan pesantren bisa didukung oleh berbagai pihak, ia meyakini lembaga pendidikan ini bakal melahirkan alumni-alumni yang bisa bersaing untuk membangun negeri.

"Selama ini pada umumnya pendidikan keagamaan, pesantren dan madrasah berbasis masyarakat dan berada di pelosok-pelosok daerah. Peran dalam pendidikan pesantren perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Peningkatan kualitas tenaga pendidik termasuk peningkatan kesejahteraan para pengelolanya, disertai dukungan sarana pendidikannya menjadi suatu keharusan," ungkapnya.

Selama mengawal peningkatan kualitas pendidikan pesantren di Jawa Barat, Kang Ace sudah merasakan kehadiran lembaga pendidikan keagamaan itu bukan hanya bermanfaat bagi warga sekitar. Namun juga turut meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berlokasi di dekat ponpes berdiri.

"Di Jawa Barat, peran pesantren sangat penting dalam kontribusinya meningkatkan kualitas pendidikan kita. Selain memiliki peran pendidikan keagamaan, karena pesantren berbasis masyarakat, memiliki peran yang kuat dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan juga meningkatkan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya," tuturnya.

"Saya sendiri dibesarkan dalam pendidikan pesantren. Saya belajar dari sejak kecil di Pesantren yang diasuh langsung oleh orangtua. Sekolah menengah saya dibesarkan di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, dan Pesantren Sukahideng serta lulus di Madrasah Aliyah Negeri Sukamanah Tasikmalaya," katanya menambahkan

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.