Kabargolkar.com - Anggota Komisi II DPR RI A.A Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) menyoroti, wacana penerapan gaji tunggal ASN atau Single Salary.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyatakan bila pembahasan Single Salary akan menjadi agenda penting kementeriannya di tahun 2024.
Politikus Golkar ini menegaskan, pemerintah sebaiknya mengkaji wacana tersebut secara mendalam. "Jadi terkait dengan single salary (gaji tunggal ASN) ini harus benar-benar dikaji, dianalisis, karena itu akan berdampak pada beban kerja dan jabatan," kata Gus Adhi kanal youtube DPR RI, Rabu (25/10/2023).
Lebih lanjut, legislator Golkar ini mengungkapkan, banyak dampak yang ditimbulkan jika skema gaji tunggal ASN nantinya diberlakukan.
Dua diantara dampak tersebut adalah skema pemberian pensiun dan kemampuan daerah dalam membayar tunjangan ASN.
"Daerah mana yang akan jadi acuan, kan ini biasanya tunjangan-tunjangan ini tergantung dari pendapatan daerahnya," tegas Gus Adhi.
"Kalau pakai sekarang acuan single salary atau gaji tunggal ASN disamakan dari semua daerah pasti ada dampak baik dan jeleknya," sambungnya.
Itulah alasannya mengapa Gus Adhi meminta skema gaji tunggal ASN harus dikaji dengan baik dan seksama. "Gaji tunggal ASN atau single salary diterapkan agar dilaksanakan secara bertahap," tegas Gus Adhi.