“Selain itu tahun 2024 Indonesia sudah tidak berada dalam bayang-bayang Covid-19, ditambah optimisme proyeksi penjualan kendaraan bermotor oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Mohon penjelasan dari pihak eksekutif,”kata Rohani.
Kedua, Tahun 2024 sebagai tahun terakhir pemenuhan target Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Daerah perlu mendapat perhatian secara khusus. Tentunya terdapat beberapa indikator kinerja yang sampai dengan saat ini masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RPJMD meskipun telah dilakukan perubahan.
“Kiranya dapat disampaikan apa saja indikator yang belum terpenuhi sampai dengan tahun 2023 dan apa strategi pemenuhannya sampai dengan tahun 2024 mengingat ruang fiskal yang relatif terbatas ditambah dengan atmosfer tahun politik yang sedikit banyak akan berpengaruh pada kondisi real di masyarakat. mohon penjelasan,”pungkasnya.