Kabargolkar.com - Anggota DPP RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengatakan, pemerintah Indonesia harus mampu membuat pondasi untuk memperkuat APBN di tahun 2024 ini. Hal tersebut, guna mengantisipasi pembayaran hutang negara kepada negara lain.
"Dalam proses transisi pemerintahan, isu utang menjadi fondasi utama yang sangat fundamental di dalam struktur APBN. Hal ini dikarenakan utang menjadi salah satu instrumen pembiayaan dalam membangun Indonesia ke depan," kata Misbakhun dikutip, Selasa (6/2/2024).
Legislator Golkar ini pun mengutip, pernyataan tegas dari Presiden RI Soekarno. Bung Karno memiliki harapan dan cita-cita, Indonesia dapat berdaulat dan mandiri.
"Bung Karno pernah menyampaikan kemerdekaan itu bermakna kedaulatan, kemandirian, dan kebebasan yang harus dicapai dengan pembiayaan pembangunan," ucap Misbakhun.
Kemudian, anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, pembiayaan pembangunan masih bersumber dari utang. Kemerdekaan sesuai dicita-citakan Bung Karno itu, bisa menjadi permasalahan.
"Pemerintah Indonesia harus mampu mengendalikan tingkat inflasi sesuai target realisasi di tahun 2024 ini. Apalagi pencapaian inflasi Indonesia tahun 2023 terjaga stabil dan terkendali pada rentang target sasaran 3 persen +1," tutup Misbakhun.