Jakarta, [07/12/2025] – Bangsa Indonesia kembali diuji dengan terjadinya bencana
banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di tengah kesedihan ini, justru terlihat kemajuan luar biasa dalam koordinasi dan kecepatan respon penanganan bencana. Pemerintah melalui kementerian dan Lembaga terkait seperti Kemensos, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU, serta bebagai elemen masyarakat, telah menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan komitmen nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak.
Menurut Singgih Januratmoko, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, koordinasi yang cepat dan tanggap ini patut menjadi cerminan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi tantangan bencana alam.
" Kami sebagai wakil komisi VIII DPR RI, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya maksimal yang telah dan sedang dilakukan. Data di lapangan menunjukkan respons yang solid dan terukur. Seperti yang dilakuan mitra komisi VIII yaitu Kementerian Sosial (Kemensos) yang telah membentuk 30 dapur umum dan mampu mendistribusikan 80.000 makanan siap santap setiap harinya kepada pengungsi. Upaya ini tidak hanya memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, tetapi juga memberikan kehangatan dan kepastian di tengah kondisi darurat" Ujarnya
Singgih juga merespon positif Langkah Kemensos melakukan, langkah antisipatif dan berkelanjutan dengan Penyiapan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap). Menurut Singgih, hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya menangani masa tanggap darurat, tetapi juga fase pemulihan dan rehabilitasi.
" Kami juga sangat menghargai semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh lebih dari ratusan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang turun langsung membantu proses evakuasi dan operasional dapur umum. Mereka adalah pahlawan di garis depan " tegasnya
Sementara itu, BNPB sebagai leading sector telah mengerahkan semua sumber dayanya secara terpadu. Kolaborasi yang solid antara Tim Basarnas, TNI, Polri, dan pos logistik darurat telah mempercepat proses evakuasi dan perbaikan akses menuju lokasi terdampak. Sinergi seperti inilah yang menjadi kunci efektivitas penanganan bencana. Kerja keras semua pihak patut kita dukung dan terus kita tingkatkan.
Sebelumnya presiden Prabowo Subianto, dalam pidato pada acara HUT 61 Golkar, menegaskan bahwa pemerintahannya telah berupaya maksimal dalam penanganan Banjir Sumatera, melalui penggunaan 50 helicopter untuk pengiriman bantuan ke daerah lokasi sulit terdampak banjir, penggunaan pesawat angkut Hercules serta pesawat Airbus AM400, serta rencana pengerahan 200 helicopter pada minggu depan.
Di tengah upaya pemerintah ini, DPP Partai Golkar juga turut tergerak untuk berkontribusi. Melalui jaringannya di daerah, Partai Golkar telah mengkoordinasikan pengumpulan dan pengiriman bantuan logistik, obat-obatan, serta perlengkapan darurat untuk didistribusikan kepada korban di tiga provinsi tersebut. Aksi nyata ini merupakan wujud dari komitmen Partai Golkar untuk selalu hadir dan berdiri bersama rakyat di saat-saat sulit, menguatkan semangat solidaritas kebangsaan