Kabargolkar.com - Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Batam Kepulauan Riau untuk mengawasi pelaksanaan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) yang diamanhkan oleh UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kamis 23/1/2020.
Tim Kunspik Komisi IX DPR sangat kecewa melihat LTSA Batam dan Tanjung Pinang tidak berjalan optimal. Belum terlihat ada kesungguhan dari instansi yang terkait untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan transparan. Bahkan terkesan saling lempar tanggung jawab.
Menurut Yahya Zaini, anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Golkar keberadaan LTSA ditujukan untuk memberikan kemudahan pelayanan secara terpadu dalam satu atap kepada calon pekerja migran yang akan bekerja ke luar negeri untuk mengurus kelengkapan administrasi dan dokumen yang diperlukan mulai dari soal status kependudukan, kesehatan, jaminan sosial, permit kerja sampai pengurusan paspor.
Selain itu, LTSA juga dimaksudkan untuk mengetahui berapa jumlah pekerja migran yang bekerja di luar negeri, sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan perlindungan, lanjut anggota DPR dari Dapil Jawa Timur VIII tersebut.
Tetapi sangat disayangkan 2 (dua) LTSA yang di ada di Batam dan Tanjung Pinang tidak berjalan dengan optimal. Koordinasi antar instansi yang terkait juga sangat lemah. Belum semua instansi dapat bergabung menjadi satu atap, seperti imigrasi.
Sarana perkantoran yang disediakan oleh Pemda juga belum jelas kelanjutan statusnya, sehingga membuat LTSA Batam tidak punya kepastian ke depan. Padahal keberadaan LTSA justru untuk memudahkan pelayanan dan perlindungan bagi calon PMI dan PMI.
Yahya sangat menyesalkan tidak optimalnya LTSA Batam yang seharusnya justru menjadi percontohan, karena Batam merupakan daerah perlintasan dari dan ke luar negeri.
Pada waktu pertemuan ia mendesak Pemda Kepri untuk memberikan perhatian serius terhadap optimalisasi LTSA Batam dan Tanjung Pinang. Ia juga akan meminta kementerian dan lembaga terkait di pusat untuk mendorong instansi di daerah agar pro-aktif melakukan kordinasi sehingga LTSA dapat berfungsi dengan baik, pungkas Ketua DPP Partai Golkar tersebut.