11 Agustus 2020
Melki Laka Lena Tegaskan DPR Dukung Penanganan KLB DBD
  Bambang Soetiono
  10 Maret 2020
  • Share :
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena. (Foto: ist)

kabargolkar.com, KUPANG - Saat ini provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) karena kasus DBD di NTT telah mencapai 2700 kasus. Yang mana di Kabupaten Sikka, sedikitnya 1290 kasus DBD, dimana 16 orang masih dalam perawatan sedangkan 13 orang diantaranya meninggal dunia.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena saat mendampingi Menkes RI, Terawang Agus Putranto, Senin (09/03/2020) mengaku DPR siap memberikan dukungan anggaran untuk mengatasi masalah Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami pastikan ada dukungan anggaran, karena kami yakin ada perhatian pemerintah untuk mengatasi masalah DBD,” kata Melki Laka Lena.

Total jumlah kasus DBD di NTT mencapai 2700, dan 32 diantaranya meninggal dunia. Di Sikka, jumlah penderita sebanyak 1290 kasus, 160 diantaranya masih dirawat dan 13 orang meninggal dunia.

Laka Lena juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menkes yang memberikan perhatian serius terhadap masalah DBD di NTT.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, Domi Mere mengatakan tiga kabupaen di NTT yang telah menetapkan status KLB DBD, yakni Kabupaten Sikka, Lembata dan Alor. Sedangkan Kota Kupang kasusnya hanya sebanyak 414 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 5 orang. “Ada 3 kabupaten yang KLB DBD,” tegasnya.

Dijelaskannya, upaya yang telah dilakukan pemerintah NTT untuk menekan angka DBD yakni dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Abatenisasi dan foging.

“Kami juga melibatkan Politeknik kesehatan dan semua pihak untuk bersama atasi masalah DBD ini. Pembersihan sarang nyamuk, tidak hanya Jumat bersih,” katanya.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.