Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Dyah Roro Apresiasi Kebijakan Jokowi Bebaskan Tarif Listrik Golongan 450 VA
  Bambang Soetiono   01 April 2020
Dyah Roro Esti

kabargolkar.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini Selasa (31/3/2020) kembali mengumumkan langkah yang diambil pemerintah untuk menangani dampak yang ditimbulkan dari wabah COVID-19. Salah satunya adalah membebaskan kewajiban pembayaran tarif listrik, alias gratis.

Jokowi mengatakan, pemerintah menetapkan pelanggan listrik di golongan 450 VA akan digratiskan. Jumlah pelanggan listrik ini diperkirakan mencapai 24 juta pelanggan.

Kebijakan Jokowi itu sebagai bagian dari paket stimulus sebesar Rp. 405 T dari APBN untuk menangani covid-19. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan. Khusus untuk insentif perlindungan sosial terdapat Rp. 110 T yang juga meliputi skema listrik gratis 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik daya 450VA dan relaksasi biaya ataupun diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi. 

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dyah roro Esti memberikan apresiasi terhadap kebijakan Jokowi itu. Sebagaimana diterima oleh kabargolkar.com, Rabu (1/4/2020) siang, Dyah Roro mengharapkan kebijakan tersebut dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19.

"Menurut saya ini langkah yang patut untuk kita apresiasi. Dengan listrik digratiskan, mudah-mudahan akan meringankan beban finansial bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19," ujarnya.

Lebih lanjut, politisi perempuan Partai Golkar ini mengatakan bahwa kebijakan tersebut juga akan mendorong masyarakat lebih patuh untuk menerapkan sistem "kerja dari rumah" selama pandemi covid-19 ini dalam penanganan para dokter perawat dn ahli di bidangnya. 

"Ini akan mendorong masyarakat untuk bijak dalam menerapkan sistem “kerja dari rumah” atau “physical distancing”. Tentu semua dilakukan untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dan untuk “flattening the curve” agar meringankan beban para dokter/perawat RS di seluruh nusantara.

Dyah Roro menekankan pentingnya kerja dari rumah dan physical distancing. Dirinya mencontohkan kejadian di Korsel dimana yang paling banyak terpapar virus corona (yaitu 29% dari total) tergolong usia 20-29 tahun. "Yang ternyata tidak mengalami gejala apa-apa, maka mereka tergolong “carrier”. Yang saya khawatirkan di Indonesia juga mengalami hal yang sama. Maka sangat penting bagi kita untuk bekerja di rumah sebisa mungkin," pungkasnya. (kabargolkar)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.