kabargolkar.com, BINJAI - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar kota Binjai, meminta Wali Kota menempatkan pejabat sesuai dengan ilmu dan kompetensinya agar roda pemerintahan berjalan dengan optimal dan efektif.
Hal tersebut disampaikan Sekjen Golkar kota Binjai, Taufik Hidayah, menyikapi rotasi jabatan yang belakangan dilakukan Pemda Kota Binjai.
Golkar sebagai partai pengusung tentunya mempunyai beban moral dan tanggung jawab kepada masyarakat karena telah mempercayakan pasangan Juliadi-Amir saat Pilkada lalu.
“Kami ingin wali kota Binjai arif dan bijaksana dalam menempatkan pejabat di lingkungan pemerintah setempat. Sebab penempatan jabatan yang keliru efeknya pasti sangat berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat,” kata Taufik, Senin (4/10).
Ada 6 kursi dari fraksi Golkar di DPRD Binjai yang merupakan perpanjangan tangan dari DPD Golkar Binjai. Maka apapun kebijakan Pemko Binjai, Golkar harus menyahutinya.
Kami akan tetap kontrol pergantian pejabat di lingkungan Pemko, sejauh ini, sambung Taufik,” tercatat sudah 3 kali dilakukan rotasi jabatan. Pantauan kami, memang ada beberapa penempatan yang sudah pas kebutuhan SDM nya, namun ada juga posisi yang belum tepat dengan porsinya.
“Kami harap wali kota tempatkan pejabat sesuai dengan kemampuan dan tupoksinya. Karena jika suatu pekerjaan diberikan kepada orang yang bukan ahlinya, maka hanya akan tinggal menunggu kehancuran,” tandas Taufik.