28 Oktober 2020
Airlangga Pimpin Rakorpim PC-PEN, Ini Yang Dibahas
  Bambang Soetiono
  25 September 2020
  • Share :
Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto. (kompas.com/Kristianto Purnomo)

kabargolkar.com, JAKARTA - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju dan Pimpinan Lembaga Negara, akan menyampaikan sejumlah poin pembahasan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang diselenggarakan pada hari ini, Jumat, 25 September 2020 di Bintan Kepulauan Riau.

Pemulihan ekonomi di semua sektor menjadi fokus utama pemerintah, dengan mengedepankan prioritas aspek kesehatan. Meskipun memukul dunia usaha secara luas, pandemi Covid-19 justru menjadi momentum bagi pemerintah, untuk merumuskan kembali transformasi ekonomi, salah satunya di bidang pariwisata.

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang harus segera didorong untuk pemulihan. Selain banyak ekonomi daerah yang menggantungkan pada sektor ini, juga paling mudah dan terbuka untuk menyerap Tenaga Kerja. Bahkan jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata terus naik sejak tahun 2010.

Untuk mendorong pemulihannya, pemerintah tengah mendorong beberapa strategi dan sejumlah program. Salah satunya, optimalisasi belanja pemerintah di sektor pariwisata dengan membuat event untuk mendorong mulainya kegiatan wisata dan MICE di destinasi wisata.

Jika dilihat secara sektoral, sektor Transportasi dan Akomodasi / Makanan / Minuman di Indonesia mengalami kontraksi yang paling dalam, masing-masing sebesar -30,84% dan -22,02%. Keduanya mewakili sektor Kepariwisataan, yang paling terpukul karena adanya pembatasan perjalanan dan menurunnya permintaan akibat penyebaran virus Covid-19 di seluruh dunia.

Demikian pula secara regional, beberapa daerah seperti Bali dan Kepri yang sangat mengandalkan sektor pariwisata, telah mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut. Bali kontraksi sebesar -1,14% dan -10,98%, sedangkan Kepulauan Riau tumbuh 2,06% (kuartal I), namun kontraksi -6,66% (kuartal II).

Selain untuk mendorong kegiatan Pariwisata, pelaksanaan Rakorpim kali ini juga dimaksudkan untuk memberikan contoh yang baik mengenai penyelenggaraan acara Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang menerapkan kepatuhan yang tinggi terhadap protokol kesehatan.

Dalam Rakorpim ini, kami kembali melakukan monitoring dan evaluasi atas capaian dan realisasi Program PC-PEN sebagaimana setiap satu pekan sekali (setiap Jumat sore) dilaksanakan Rapat Pleno oleh Komite.

Rapat ini juga membahas dan memutuskan isu-isu strategis yang disampaikan dari masing-masing Kementerian / Lembaga yang berkaitan dengan percepatan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional.

Pada Rakorpim kali ini juga melibatkan Instansi Pengawas dan Aparat Penegak Hukum. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi sejak dini terkait pemenuhan terhadap tata kelola yang baik dan akuntabilitas dalam program PC-PEN, serta kerja sama terkait penegakan hukum dan disiplin penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Secara global, penyebaran Covid-19 ini telah tersebar di 215 negara, dengan jumlah kasus terkonfirmasi sampai hari ini sebanyak 31 juta orang, dan lebih dari 970 ribu orang meninggal dunia. Sedangkan di Indonesia, jumlah kasus positif mencapai lebih dari 250 ribu kasus, 187 ribu lebih sudah sembuh, dan 9 ribu lebih meninggal dunia. Per tanggal 24 September 2020, Tingkat Kesembuhan (Recovery Rate 72,9%) dan Tingkat Kematian (Case Fatality Rate 3,9%).

Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan kontraksi ekonomi di hampir semua negara, termasuk Indonesia yang pada kuartal II lalu mencatatkan kontraksi pertumbuhan sebesar -5,32%. Meskipun demikian, kondisi Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain seperti India (-23,9%); Malaysia (-17,1%); Filipina (-16,5%); Singapore (-12,6%); Thailand: (-12,2%).

Pemerintah tetap optimistis, dengan modal ketahanan ekonomi yang lebih baik dari negara lain, serta perbaikan berbagai indikator ekonomi, langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah diharapkan bisa segera memulihkan perekonomian nasional sekaligus mengamankan kesehatan masyarakat dari Covid-19.

Beberapa kegiatan lain untuk menggerakkan perekonomian dan pariwisata, khususnya di Bintan dan di Kepulauan Riau, akan dilaksanakan esok hari Sabtu, 26 September 2020, antara lain: (i) Kampanye “Indonesia Care” dan Protokol Kesehatan Pariwisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Kesehatan; (ii) Peninjauan Ekspor Produk Pertanian (Kelapa) ke Jerman oleh Kementerian Pertanian; (iii) Peresmian Program Batam Bintan Karimun (BBK) Murah oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia; dan (iv) Peninjauan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.