Ia menjelaskan dalam program ini, masyarakat dapat membeli minyak goreng dengan harga Rp15 ribu per liter dan setiap NIK mendapatkan jatah minimal 1 liter.
"Target utama penerima tebus murah migor tersebut adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan minyak goreng tersebut. Untuk dapat menerima program minyak goreng tebus murah, masyarakat hanya perlu mendaftarkan diri atau mencatatkan nama dalam daftar buku penerima minyak goreng tebus murah. Untuk program ini, akan disediakan 70 ribu liter migor, agar setiap masyarakat membutuhkan dapat mengaksesnya," tutur pengacara kondang ini.
Walaupun menolak untuk menyampaikan jumlah dana yang dikeluarkan untuk Program Tebus Murah Migor ini, Henry memastikan bahwa dirinya sudah pernah menyelenggarakan program serupa. Sehingga sudah memahami mekanisme pengadaan minyak goreng untuk program tebus murah sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sebelumnya memang saya sudah pernah mendistribusikan minyak goreng tebus murah di Kecamatan Sukasari, Bandung, Jawa Barat. Untuk saat ini sasarannya adalah daerah Solo, Klaten, Boyolali, Sukoharjo di Jawa tengah. Dan tak tertutup kemungkinan, akan dirasakan manfaatnya kembali untuk daerah atau kabupaten lain," ungkap Henry.
Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini mengharapkan, program Tebus Murah ini dapat benar-benar membantu masyakarat dan begitu juga sebaliknya masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.
"Program ini adalah bagian afirmasi Partai Golkar. Tentunya sejak awal, sebelum kegiatan dilaksanakan, saya telah memperkenalkan diri sebagai anggota Partai Golkar dan bakal calon wakil rakyat nantinya, serta menggunakan nama dan logo Partai Golkar serta juga tentu saja foto Ketum Partai saya, Partai Golkar tak lain Pak Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 di dalam setiap bingkisan minyak goreng tebus murah tersebut," pungkasnya. (investor.id)