Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bandung Dadang M Naser (rri)[/caption]
kabargolkar.com, BANDUNG - Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bandung Dadang M Naser meminta agar elite partai Golkar untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi secara historis, Partai Golkar pernah mengalami perpecahan yang membuat sejumlah elitenya berpergian ke tempat lain.
“Tolong kepada para elite Golkar di pusat jangan seperti rel kereta api yang tak ada titik temu. Seharusnya seperti jalan tol, yang di ujungnya bertemu dengan pintu tol. Siapapun yang jadi ketua jangan sampai ada perpisahan, karena Golkar sudah beberapa kali terpecah,” ucap Dadang, di Bandung, Kamis (18/7/2019). Seperti diketahui, ada beberapa tokoh Golkar yang keluar dan membentuk partai politik baru, diantaranya Surya Paloh (Nasional Demokrat) dan Tommy Soeharto (Berkarya). Dadang tak menginginkan hal serupa terjadi dimasa mendatang. “Pesan kami dari bawah, jaga persatuan di Golkar untuk tetap solid,” serunya. Sedangkan ketika disinggung apakah DPD II Partai Golkar Kabupaten Bandung telah memilih sosok yang akan menjadi ketua umum periode mendatang, Dadang menyatakan, hal itu belum ditentukan pihaknya. Mengenai ada pihak-pihak yang saling mendukung calonnya, dia menyebut, hal itu merupakan dinamika biasa dalam perpolitikan. “Yang penting jangan sampai ada perpecahan. Saya lihat di lapangan ada yang pro-Airlangga, tapi secara historis ada yang dekat dengan Bambang Soesatyo,” tukas Dadang yang juga Bupati Bandung ini. Hingga saat ini bursa calon ketua umum Partai Golkar masih ramai. Ada dua nama yang digadang-gadang bakal memimpin partai berlambang pohon beringin ini untuk periode mendatang, yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo. (rri)