07 Maret 2021
Kader Muda Golkar soal BPJS Kesehatan: Pemerintah Jangan Teror Rakyat
  Administrator
  05 September 2019
  • Share :
kabargolkar.com - Kader Muda Golkar, Miftahul Huda menanggapi pernyataan Kepala Staf Presiden Moeldoko yang mengatakan sehat itu mahal sebagai bentuk teror kepada rakyat. Pernyataan Moeldoko sendiri terkait dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. "Pak Moeldoko kan pejabat publik, tidak seharusnya meneror rakyat dengan pernyataan sehat itu mahal-red) yang kontraproduktif, sehingga membuat rakyat semakin gusar dengan komitmen pemerintah terkait kesejahteraan rakyat," ujar Miftah, panggilan akrab Miftahul. "Pak Moeldoko kan harusnya menyejukkan dan tegak lurus dengan komitmen Presiden Jokowi meningkatkan akses warga miskin untuk bantuan kesehatan (PBI JKN-KIS), dan meningkatkan peserta dan kualitas layanan kesehatan program JKN-KIS," tambah Miftah. Sebelumnya Moeldoko mengatakan "Saya pikir semua masyarakat harus memahami itu (iuran BPJS Kesehatan naik), karena nanti, jangan mengembangkan sehat itu murah, nanti repot. Sehat itu mahal, perlu perjuangan," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden (KSP), Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9/2019) Negara sendiri telah menjamin kesehatan dalam UUD 45 pasal 28H yang menyatakan bahwa Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. "Sehingga jangan juga ada pandangan bahwa Pemerintah lepas tangan dari tanggungjawab kesehatan rakyat," tutup Miftah.
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.