Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
Share :
Yahya Zaini: Sudah Ada Kesepakatan, Harusnya Peserta BPJS Kesehatan Kelas Tiga Jangan Naik
  Nyoman Suardhika   22 Januari 2020
Sumber Photo/PadangKita

Kabargolkar.com -  Komisi XI DPR RI pada prinsipnya setuju dengan Peraturan Presiden (Perpres) 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Namun yang menjadi keberatan adalah iuran peserta BPJS Kesehatan untuk kelas III mandiri yang ikut naik.

Demikian diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Yahya Zaini kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2020), menanggapi kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk Kelas 3 mandiri.

Seharusnya, kata Yahya Zaini, untuk peserta BPJS Kelas III jangan dinaikkan. Karena sudah ada hasil rapat gabungan komisi IX dan XI dengan Menkes dan Menkeu periode lalu yang mentetujui iuran BPJS kelas III mandiri tidak naik.

"Tapi ternyata pemerintah tetap menaikkan per 1 January 2020," tambah politisi Golkar ini seraya mengungkapkan bahwa pihaknya di Komisi IX sudah tiga kali menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan dr.Terawan Agus Putranto, namun belum ada solusi soal naiknya iuran BPJS untuk kelas III mandiri.

Sebelumnya, Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan dr.Terawan Agus Putranto pada Senin (20/1/2020) mengaku, dirinya menyerah soal kenaikan iuran peserta mandiri kelas III BPJS Kesehatan. Alasannya karena dirinya tak punya solusi lain kecuali tetap menaikkan iuran.

Terawan juga mengakui, bahwa iuran BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri kelas III pada akhirnya tak sejalan dengan keputusan Komisi IX DPR RI. Karena per 1 Januari 2020 iuran BPJS semua kelas tetap naik. Memang ada beberapa hal yang kenapa saya dengan ini, kemudian yang kedua saya tidak mengatakan pendapat untuk solusi.

"Ya buat saya percuma saya mengemukakan pendapat, yang di kemudian hari, yang sudah disepakati bersama juga tidak bisa dilaksanakan. Menurut saya itu adalah wujud kekecewaan saya juga, untuk saya berani menyatakan bahwa saya tidak punya solusi,” ucapnya saat itu.

Seperti diketahui, tarif atau iuran BPJS Kesehatan naik per 1 Januari 2020 berdasarkan Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 3 akan meningkat menjadi Rp 42.000, dari sebelumnya Rp 25.500. Iuran peserta atau mandiri Kelas 2 akan meningkat menjadi Rp 110.000 dari sebelumnya Rp 51.000. Lalu, iuran peserta Kelas 1 akan naik menjadi Rp 160.000 dari sebelumnya sebesar Rp 80.000.



Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2022 Kabar Golkar. All Rights Reserved.