kabargolkar - Bursa calon Ketua Golkar DKI setelah ditinggalkan Fayakhun semakin ketat, setelah sebelumnya muncul nama-nama senior golkar dan anggota DPR seperti Yoris Raweyai, Aziz Samual, Bambang Wiyogo, Edy Kuntadi dan kali ini muncul Nama baru yang masih muda berbeda dgn calon-calon lain yg sudah senior yakni Muhammad Ali Reza.
Yosep Hutabarat, Ketua Harian Golkar Jakarta Pusat, mengatakan bahwa nama anak muda ini tidak asing lagi karena ternyata menjabat sebagai Ketua PMI DKI Jakarta dan ada kaitan dengan keluarga Cendana.
Menurutnya berita baik buat Golkar kalo ada anak muda yang punya potensi mau menakodai golkar DKI apa lagi dari keluarga cendana karena memimpin partai tidak boleh coba-coba apalagi tidak punya modal kepemimpinan dan logistik untuk besarkan partai, partai harus dibesarkan bukan hanya memperalat partai untuk kepentingan sesaat.
“Kalau ini cocok barang tu, beda-beda tipis sama Ketua Fayakhun yang sudah membuat kantor Golkar DKI menjadi kebanggaan kita bersama, musti punya niat tulus dan hati bersih untuk merangkul semua fraksi, salah satu syarat Ketua Golkar DKI,” ujar Yosep kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/4/2018).
Masih menurut Yosep, semua kader harus melihat mana pemimpin yang siap berkorban buat kader dan mana pemimpin yang hanya mencari benefit untuk dirinya dan kelompoknya.
“Apa lagi ada bahasa-bahasa yang bumi hangus dan tebas semua orang-orang Fayakhun, itu bukan pemimpin namanya, memangnya mereka kira Golkar ini punya nenek moyangnya. Kalau bersatu kan lebih baik, yang untung juga Golkar bukan yang lain,” tegasnya.{harianterbit}