Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Penanganan covid 19 di Indonesia, Dari Pemberian Kredit Sampai Mengurangi Angka PHK
  Nyoman Suardhika   01 September 2020
Credit Photo / Jawapos

Oleh: Riko Lodewiyk Lesiangi

Kabargolkar.com - Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah
negara dengan jumlah infeksi virus Covid-19, yang tertinggi kedua di bawah Filipina. Dalam rilis harian https://www.worldometers.info/coronavirus/, sampai 1 september 2020 di  tercatat ada 224,264 kasus Covid-19. Indonesia di posisi kedua dengan 177,571 kasus dan pada posisi ketiga Singapura dengan 56,852 kasus.

Seperti di Indonesia, di Filipina dan Singapura konfirmasi positif Covid-19 masih bertambah lebih dari 500 kasus tiap harinya. Namun, di Singapura angka kematiannya rendah, hanya ada 23 kematian dari seluruh kasus (0,06 persen). Angka kematian di Indonesia mencapai 6,1 persen, dan di Filipina sekitar 4,6 persen.

Negara tetangga lain, Malaysia (meski dalam beberapa kebijakan seperti penutupan Pariwisata buat turis asing masih diberlakuakan) dan Thailand relatif sudah mulai terbebas dari bayang-bayang pandemi yang mematikan itu. Kasus Covid-19 di Malaysia sejauh ini bisa dikendalikan dengan tingkah kepatuhan warga juga koordinasi birokrasinya yang lumayan baik.

Pemerintah meluncurkan sejumlah program baru dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Langkah ini ditempuh sebagai wujud komitmen Pemerintah dalam menjawab tantangan situasi pandemi terkini sebagai upaya penanganan Covid-19, Pemerintah tengah melakukan beberapa inisiatif. 

Selain itu, uji klinik fase ke-3 antara Kimia Farma dengan Wuhan Institute Biological Products di Uni Emirat Arab (UEA) juga tengah dijalani.

Kerjasama pengembangan vaksin juga dilakukan oleh Astra Zeneca, Moderna/Institute of Allergy and Infectious Diseases. Menurut Menko Airlangga, Pemerintah Indonesia akan memperoleh vaksin sebagai public goods dengan harga direntang 5 hingga 10 dolar melalui GAVI/CEPI.

Sementara itu, dukungan penguatan usaha juga diberikan oleh Kementerian Pertanian. Dukungan UMKM lokal yang diserahkan berupa benih komoditas perkebunan, pupuk organik, dan fasilitas sarana pasca panen juga diberikan oleh Kementerian Pertanian.

Sebagai informasi, Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk memulihkan UMKM pada masa pandemi Covid-19 diantaranya melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan alokasi anggaran untuk UMKM sebesar Rp123,46 triliun dari total biaya penanganan Covid-19 Rp695,20 triliun.

Upaya Pemerintah berikutnya yaitu memberikan relaksasi kebijakan penundaan angsuran pokok KUR selama 6 bulan dan penundaan sementara kelengkapan dokumen administrasi sampai dengan berakhirnya masa pandemi Covid-19.

Selain itu, Pemerintah juga memberikan tambahan subsidi bunga KUR dari 6% selama 3 bulan dan 3% selama 3 bulan, menjadi sebesar 6% sampai dengan Desember 2020. Upaya ini dilakukan untuk menjaga likuiditas dan meningkatkan kemampuan UMKM terhadap akses pembiayaan.

Langkah selanjutnya yang dilakukan Pemerintah untuk mendorong UMKM menumbuhkan kegiatan ekonomi yaitu menunda penetapan target penyaluran KUR sektor produksi tahun 2020 yang sebelumnya ditetapkan sebesar 60%.

Upaya berikutnya yaitu Pemerintah menetapkan skema KUR Super Mikro yang utamanya menyasar pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau ibu rumah tangga yang menjalankan usaha produktif.

Pada Juni 2020, PMI Manufaktur tercatat menyentuh angka 46,9 setelah di Maret 2020 sekitar 27,5. Penjualan ritel menanjak ke -14,4% dari -20,6% di Mei 2020

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.