Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Legislator Golkar Sebut Subsidi Gas LPG Sangat Bebani APBN
  Nyoman Suardhika   08 Februari 2022
Credit Photo / RMOL

Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Ridwan Hisjam mengatakan,Jaringan Gas (Jargas) saat ini sedang melakukan pembangunan infrastruktur pipa gas bumi. 

Anggota Komisi VII DPR ini menjelaskan, hal tersebut bertujuan untuk menyalurkan kebutuhan energi gas bagi rumah tangga.Oleh sebab itu, Ridwan berharap hadirnya Jargas ini diharapkan segera menggantikan gas tabung LPG yang masih digunakan luas oleh masyarakat.

“Jargas kota itu memang sudah jadi program pemerintah. Dan Komisi VII sangat mendukung program ini, karena sangat membantu masyarakat perkotaan dalam mengakses kebutuhan energi di rumah. Ini sebagai alternatif energi LPG,” kata Ridwan dalam keterangan persnya, Senin (7/2/2022).


Ridwan menyadari jika penggunaan gas LPG untuk rumah tangga dan industri memang harus segera dikurangi.

"Karena kebutuhan subsidinya sangat besar hampir sekitar Rp60-80 triliun per tahun. Ini pasti sangat membebani APBN," ujar Ridwan.

Jargas yang mendistribusikan gas alam ini, diklaim Ridwan, sangat ramah lingkungan.

"Masalahnya hanya pada jaringan pipa yang belum terbangun luas," ungkap Ridwan.

Contohnya, lanjut legislator dapil Jawa Timur V tersebut, di Jawa sudah terbangun Jargas dari Gresik ke Semarang.

Namun, dari Gersik ke Cirebon sudah bertahun-tahun belum dibangun. Sekarang sudah diambil alih Kementerian ESDM melalui penganggaran APBN.

"Diharapkan pembangunan Jargasnya tidak tertunda kembali," harapnya.

Sementara untuk Sumatera, kata Ridwan, ada jargas yang terputus dari Arun (Aceh) sampai ke Palembang (Sumsel).

Jaraknya mencapai 400 km dengan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp1 triliun. “Komisi VII meminta kepada Kementerian ESDM proyek ini harus sudah dikerjakan. Jangan sampai terputus. Mungkin belum ekonomis dari sisi harga. Tapi, pemerintah tidak perlu melihat ekonomis. Itu adalah infrastruktur yang harus disiapkan selain infrastruktur jalan,” tandas Hisjam.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.