Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Saran Legislator Golkar Buat Pememrintah Perihal Protes Kenaikan Harga BBM
  Nyoman Suardhika   10 September 2022
Gredit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, menilai keputusan pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi merupakan hal yang wajar.

Alasannya, menurut politikus Golkar ini, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai BBM bersubsidi sudah terlalu membengkak.

"Saya kira BBM ini naik memang wajar ya karena beban APBN sudah terlalu berat untuk menyubsidi. Hanya ke depan ini polanya harus dirubah sistemnya, harus diubah agar ketika ada kenaikan BBM lagi, tidak ada gelombang protes dari masyarakat. Artinya masyarakat bisa memahami, kalau sekarang kan sudah terlambat ya, demo di mana-mana," kata Ridwan dalam keterangan persnya, Jumat (9/9/2022).

Ridwan menjelaskan, bahwa ke depannya subsidi yang diberikan pemerintah tidak boleh lagi dinikmati oleh orang-orang kaya.

"Jadi, ketika BBM itu naik, maka tidak akan berdampak pada rakyat miskin, karena (pembelian BBM) by name dia sudah terdaftar sebagai penerima manfaat dari subsidi BBM murah," jelasnya.

Tak sampai disitu, Ridwan menuturkan, hal tersebut juga harus berlaku bagi subsidi lainnya.

"Ini ke depan berlaku juga bukan hanya untuk subsidi BBM, tapi juga subsidi energi listrik, gas, kesehatan, pendidikan, dan juga subsidi pangan, semua harus by name, tidak boleh lagi dijatuhkan ke produk," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, terdapat lima krisis yang berdampak pada Indonesia.

Pertama, krisis kesehatan akibat Covid-19. “Kemudian ada lagi krisis cacar monyet, lalu krisis keuangan melemahnya ekonomi di berbagai negara, krisis perang Rusia dan Ukraina, dan terakhir adalah krisis berupa konflik Laut China Selatan," kata Ridwan.

Dampak konflik Laut China Selatan dinilai bakal dirasakan di Indonesia karena berdekatan langsung.

Namun, kata dia, semua krisis itu bisa dilewati jika Presiden mau menempatkan orang yang punya kemampuan teknologi 5.0 sebagai menterinya.

"Sekarang pertanyaannya apakah ada orang Indonesia yang punya kemampuan generasi 5.0? Jelas ada, banyak. Jokowi harus mencari orang orang seperti ini untuk membantunya dalam menghadapi krisis multi dimensi," pungkasnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.