Kabargolkar.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Golkar, Darul Siska mengatakan, parlemen terus memikirkan jalan terbaik buat tenaga medis dan masyarakat. Pernyataan itu, terkait pembahasan RUU Kesehatan Omnibus Law.
“Kita memikirkan yang terbaik untuk semua. Terbak untuk dokter, perawat, masyarakat, produksi obat dan alkes,” kata Darul dalam keterangan persnya, Jumat (9/6/2023) petang.
Legislator Golkar asal Sumatera Barat ini mengungkapkan, sebaiknya semua pihak dapat menciptakan suasana yang kondusif. Guna, menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih baik kedepannya.
“Dikhawatirkan merugikan, enggalah kita ingin win-win dan secara bertahap akan disampaikan kepada publik,” tegas Darul.
Kemudian, Politikus Golkar Dapil Sumbar I meminta, seluruh stakeholder dilibatkan dalam merancang RUU Kesehatan. “Yang mereka keluhkan dan khawatirkan semua didengarkan dan menjadi perhatian dalam bahas RUU ini. Ada draf DPR dan dim dari pemerintah belum didiskusikan dan belum final,” ucap Darul.
Lebih lanjut, Darul menegaskan, wacana kriminalisasi tenaga kesehatan akan diberikan imunitas. Termasuk akan diatur mekanisme tenaga kesehatan asing yang masuk ke Indonesia seperti uji kompetensi bisa berbahasa indonesia dan keahliaan yang sudah teruji.
“Tenaga kesehatan termasuk dokter asing maauk, akan diatur mekanismenya tidak ada yang diistimewakan,” kata Darul.
DPR akan membahas dan menyelesaiakan RUU omnibus law kesehatan dengan azas yang baik.
“Kemanfaatan dan kemaslahatan bersama menjadi acuan dalam penyusunan UU ini,” tandasnya.