Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Nusron Wahid Dukung Komunikasi Dan Etika Perpendapat Santun Di Ruang Publik
  Nyoman Suardhika   04 Agustus 2023
Gredit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Nusron Wahid mengecam, kritikan pengamat politik Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terlebih, kritikan itu menggunakan kalimat tidak senonoh yakni 'bajingan'.

Menurut Legislator Golkar asal Jawa Tengah ini, seorang filosofi seperti Rocky Gerung tidak seharusnya mengeluarkan kalimat kasar seperti itu.

"Jauh dari keadaban atau civilization. Jangankan diucapkan oleh seorang akademis dan filosof terhadap Presiden, diucapkan kepada 'preman' sekalipun jauh dari etika, sopan santun dan keadaban timur," kata Nusron dalam keterangan tertulis, Kamis (3/8/2023).

Waketum PBNU ini mengungkapkan, sangat wajar ketika publik secara umum mengecam ucapan atau bahasa yang digunakan Rocky Gerung. Sebab tidak ada satupun yang berkenan kemanusiaannya disematkan dengan istilah bajingan.

"Ini menjadi pembelajaran buat Rocky Gerung dan siapapun warga negara Indonesia. Kritik terhadap Pak Jokowi sebagai Presiden atau sebagai apapun boleh. Tapi ingat, kita hidup di bumi Indonesia yang ada adab, sopan santun, akhlak, dan keadaban publik," ujarnya.

Kemudian, anggota Komisi VI DPR ini berpendapat bahwa orang Indonesia itu punya standar, baik dalam tataran komunikasi maupun pergaulan bermasyarakat dan bernegara. Artinya, ada semacam pemahaman dan konsensus dalam berkomunikasi mana yang layak diucapkan dan mana yang tidak layak diucapkan.

"Dalam istilah Jawa yang populer dan penuh makna disebutkan: 'Ngono yo ngono. Tapi ojo ngono'," tegasnya.

Lebih lanjut, Nusron mengatakan Indonesia itu negara demokrasi. Siapapun boleh mengkritik pejabat publik, termasuk Presiden. Namun bangsa Indonesia mempunyai standar etika.

Sebelumnya, baru-baru ini pernyataan Rocky Gerung yang dialamatkan untuk mengkritik Presiden Jokowi menuai kecaman dari berbagai pihak. Sebab, Rocky menggunakan istilah yang sangat kasar, yaitu 'bajingan tolol'.

Atas ucapan itu, Rocky dianggap telah menghina Presiden Jokowi. Buntutnya, berbagai elemen telah mengadukan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri, dan meramaikan tagar #PenjarakanRockyGlerung.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.