Kabargolkar.com - Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Mukhamad Misbakhun mengapresiasi, performa PT Bukit Asam. Terlebih, perusahaan milik BUMN itu belum pernah mengalami kerugian dan mampu memanfaatkan momen harga batubara dunia untuk meraih profit.
"Jelas, bahwa kinerja Bukit Asam ini tidak pernah rugi, kita memberikan perhargaan dan apresiasi yang tinggi. Disaat ini, karena telah menunjukan kinerja yang bagus terutama ditengah harga batubara yang saat ini bagus." kata Misbakhun dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (21/11/2023).
Anggota DPR Fraksi Golkar ini mengatakan, perusahaan plat merah itu memiliki peluang menjadi lebih besar. Namun, terdapat kendala pada pengiriman batubara yang dialami perusahaan tersebut.
Terkait hal itu, Legislator Golkar asal Pasuruan ini mempertanyakan, pemerintah yang seakan melempar tanggung jawab dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan lokomotif kereta api. Kepada, PT Bukit Asam yang digunakan sebagai moda pengiriman batubara.
"Sebenarnya potensi PT Bukit Asam untuk menjadi tambang batubara terbesar di Indonesia itu sangat terbuka tetapi permasalahan infrastruktur logistik seakan menjadi permasalahan korporasi," ucap Misbakhun.
Lanjutnya, anggota Komisi XI DPR ini mengatakan, masalah ini menjadi tanggung jawab pemerintah, dimana menurutnya infrastruktur yang menjadi hambatan bagi perusahaan tersebut juga memiliki pengaruh terhadap perekonomian di Sumatera Selatan karena juga digunakan langsung oleh masyarakat.
"Seharusnya itu menjadi permasalahan juga bagaimana pemerintah bisa membangun infrastruktur yang memadai untuk masyarakat sumatera selatan," tutup Misbakhun.