23 Februari 2020
Sepak Terjang Maman Abdurahman Tokoh Politik Muda Asal Kalbar
  Bangpen
  13 Februari 2020
  • Share :
Maman Abdurahman (Foto: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA)

KabarGolkar.com- Banyak yang belum tahu, ternyata Kalbar mempunyai sosok tokoh politik muda yang berkarir secara nasional. Ia pun mengaku lahir besar di Pontianak, dengan ibu asal Sanggau, dan bapak asal Tarakan yang tugas pertama kali di Pontianak. Mulai jenjang pendidikan di SD Nusa Indah, lanjut ke SMP 13 yang sekarang jadi SMP 11, dan SMA 3 Pontianak. Setelah lulus SMA di 1998, pria yang pernah punya keinginan sebagai polisi ini pun berangkat ke Jakarta guna melanjutkan kuliah di Trisakti Jakarta.

"Akhirnya saya mengenal dunia gerakan kemahasiswaan, organisasi dan segala macam di Kampus Trisakti dan terlibat dalam proses dinamika peristiwa reformasi 1998 sampai sekarang ini," kata Maman, Rabu (17/01/2018).

Di Trisakti, Maman mengaku bergabung ke HMI, dan jabatan terakhir ketika menjadi mahasiswa adalah Presma Trisakti yang kebetulan waktu itu, kata dia, anak kampung pertama memimpin kampus besar Trisakti.

"Jadi hampir tidak pernah orang diluar Jakarta memimpin Trisakti. Inilah awal karir panggung politik kemahasiswaan di Jakarta," katanya.

Awal Karir Politik

Pasca itu, Maman mengatakan akhirnya ia bergabung diorganisasi AMPI DPP Partai Golkar. Dari situlah awal karir politik di Golkar sebagai salah satu pengurus DPP yang saat itu di pimlin Dave Laksono, anak dari Agung Laksono.

"Prinsip bagi saya, selama kita punya kemauan dan keinginan dan didasari dari niat baik pasti akan ada jalan. Yang terpenting adalah setiap kemauan dan keinginan itu jangan pernah mati dan terus berkarya," ujarnya.

Mungkin karena prinsip itu, kata Maman, DPP Partai Golkar sebagai satu diantara figur anak muda dari Kalimantan khususnya Kalbar dibeberapa struktur dan akhirnya menjadi Wasekjend DPP Golkar. Semua urusan pemilu didaerah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat memang menjadi tanggung jawabnya.

"Partai Golkar inilah partai yang memang berbasiskan karya, memang harus diakui bukan hal yang mudah untuk bisa mendapatkan dan posisi seperti ini di DPP Golkar yang persaingannya luar biasa ketat," timpalnya.

Sampai hari ini memang, Maman pun mengatakan ialah yang paling muda di DPP Partai Golkar terutama pengurus harian bersama Jerry Sambuaga. Tapi disisi lain, kata dia, keberhasilannya ini karena dorongan dan dukungan dari kawan dan senior Partai Golkar di Kalbar, terutama pengurus DPD 2 dan DPD 1.

"Artinya Partai Golkar Kalbar telah membangun sebuah semangat kebersamaan untuk mendorong kader yang berpotensi dari Kalimantan Barat untuk tampil dipanggung politik nasional. Berangkat dari sebuah semangat ini, yang akhirnya membuat saya bisa bertahan dan mencoba survive," jelasnya.

Dukungan Keluarga

Pria yang selalu nyentrik dengan penampilan kekiniannya ini pun bersyukur karena kedua orang tuanya memberikan dukungan dan restu secara penuh untuk tampil dipanggung politik, termasuklah istri. Ayah dari dua anak ini pun mengaku, jika dilihat dari perjalanan politik, sebetulnya juga hampir tidak terpikir olehnya untuk masuk panggung politik. Hal tersebut lantaran pasca didunia gerakan dan kemahasiswaan saya mengambil pilihan yang berbeda dengan orang.

Dengan dilantiknya Idrus Marham menjadi Mensos RI, tentu jabatan Sekjend Golkar kosong. Saat ditanya mengenai kemungkinan ia mengisi jabatan tersebut, ia pun merendahkan diri.

"Sekjend? Endaklah jauhlah. Saya pikir itu memang posisi ketua umum dan sekjend memang posisi yang semua orang mengharapkan, tapi harus saya tegaskan saya belum memiliki kapasitas untuk mengambil posisi itu," tututnya.

Tapi bahwa ada harapan suatu saatnya nanti, sebagai kader partai ataupun pelaku yang berkarir di politik, kata dia, tentulah punya keinginan.

"Namun untuk hari ini saya belum mempunyai kemampuan ke situ," katanya.

Walaupun seandainya ditunjuk Ketum Golkar, Airlangga Hartanto mengisi jabatan sekjend, ia pun mengaku belum punya kapasitas.

"Enggaklah saya pikir belumlah, karena banyak yang masih berkompetensi diatas saya," katanya.

Bermimpi Menjadi Anggota DPR
 
Terkait target menjadi anggota DPR RI, ia mengaku orangnya mengalir saja, walaupun pasti target politik pasti ada.

"Salah satu orientasi bepartai atau politik adalah masuk ke dalam jabatan legislatif. Namun yang pasti sekarang Partai Golkar melakukan persiapan proses open recrutmen pencalegkan di 2019," katanya.

Dengan penampilan yang nyentrik, Maman pun mengaku ia bukanlah orangnya yang formal.

"Saya besar didunia lapangan dan latar belakang orang perminyakan membentuk karateristik dan jati diri, akhirnya gaya pun bukan orang yang sangat formal, saya jadinya santai dan lebih nyaman," katanya.

Dan ternyata, pria berhidung mancung dengan sedikit brewok ini mengatakan ada waktu khusus untuk keluarga.

"Sebenarnya saya di hari sabtu tidak bisa diganggu. Malam minggu saya tidak bisa diganggu, bagi saya adalah waktu untuk anak dan istri saya kecuali hal yang urgent dan penting," tutupnya.[tribunnews]






Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.