Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Puncak Cita-cita Pengabdian, Dodi Reza Alex
  Kabar Golkar   03 Mei 2018
KabarGolkar.com - Catatan
komisi pemberantasan korupsi KPK bahwa dalam 11 tahun terakhir sedikitnya ada 18 gubernur dan 78 kepala daerah berurusan dengan KPK . Lebih dramatis lagi catatan kementrian dalam negeri, dalam kurun 2004 sampai 2017 sebanyak 392 tersangkut kasus hukum, terbanyak, 313 adalah kasus korupsi. Pada ajang pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) 2018 di 171 daerah kali ini, menarik untuk di kaji apakah figur calon kepala daerah yang akan terpilih merupakan sosok-sosok berbeda dengan pimpinan kepala daerah sebelumnya. Tentunya setiap calon kepala daerah akan memaparkan program hebat yang pro kerakyatan, berjanji memberantas korupsi, akan melakukan lompatan pembangunan, mensejahterakan rakyat dan seterusnya dan sebagainya. Tetapi kami lebih tertarik untuk mengupas lebih personal mengenai visi dan misi seorang tokoh calon kepala daerah terhadap dirinya (kepribadiannya). Mampukah figur itu memenuhi kriteria ideal untuk menjadi seorang pemimpin, karena tentunya kesiapan personal seorang tokoh untuk menjadi pemimpin akan menjamin terlaksananya program yang dijanjikan selama masa kampanye agar  tentunya pada masa kepemimpinan-nya pun akan mampu menghindari praktek praktek kotor dan terjerat kasus korupsi seperti latar kami di atas. Selain itu, rekam jejak rintisan karir personal, pendidikan juga kami rasa sebagai faktor penentu kualitas calon figur pemimpin yang diharapakan mampu bekerja tidak hanya keras, tetapi juga bekerja dengan cerdas. Pada kesempatan lalu kami mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu calon kuat gubernur Sumatera selatan, calon gubernur muda yang juga putra dari gubernur Sumatera Selatan periode ini, Dodi Reza Alex Noerdin. – Pak Dodi ; Sebagai pribadi tentunya anda memiliki visi untuk diri anda sendiri dan tentunya juga dibutuhkan motivasi yang kuat untuk sampai pada titik saat ini, apa motivasi yang mendasari untuk terus bergerak maju? – Tepat sekali, untuk terus bergerak maju diperlukan dorongan yang kita kenal dengan motivasi. Sederhana saja, sebagaimana Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk tetap terus menjadi baik, semakin baik dari waktu ke waktu. Motivasi itu saya rasa ada dua, motivasi internal dan motivasi eksternal. Motivasi internal muncul dari dalam diri dan eksternal sebaliknya, bisa lingkungan dari saudara, teman dan sebagainya. Orang yang selalu bergerak maju biasanya memiliki motivasi internal yang kuat , tidak hanya tergantung kepada motivasi eksternal. Kalau istilah keren-nya memiliki ” long life motivation”. – Lalu bagaimana anda menciptakan motivasi internal itu dalam diri anda ? – Tentunya setiap orang memiliki cita cita, impian dalam hidupnya, tidak terkecuali saya. Cita-cita itulah yang menjadi motivasi internal yang menuntun saya untuk terus berbenah. Secara sistematis saya memiliki daftar impian yang menanti untuk diwujudkan. Dengan memliki daftar setidaknya kita telah melalui separuh jalan untuk meraih impian. – Sejauh apa motivasi eksternal mempengaruhi perjalanan anda? – Saya menjaga keseimbangan antara keduanya, lingkungan, keluarga, kawan juga rekan kerja. Karena untuk maju kita tentu membutuhkan dukungan dari semua, kita bisa maju tidak hanya karena kemampuan diri kita sendiri
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.