Kabargolkar.com - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Puteri Anetta Komarudin menjadi perwakilan Indonesia dalam forum 11th Asia-Europe Parliamentary Partnership Meeting (ASEP) di Kamboja dan diikuti delegasi parlemen dari seluruh negara anggota secara virtual, Selasa (16/11/2021).
Lewat unggahan akun Facebook resminya, Selasa (16/11/2021) pun Puteri Komarudin menyampaikan tiga poin rekomendasi pada diskusi panel bertajuk 'Parlemen yang Proaktif untuk Perdamaian, Keamanan dan Kemakmuran Bersama'.
Ia menerangkan hal pertama yang perlu diterapkan yaitu legislasi harus dibahas dan disahkan dengan budaya damai.
"Peraturan perundangan harus bisa berkontribusi untuk membangun, membina, dan memelihara perdamaian," tulis Putkom.
Kedua, lanjut Putkom, harus ada penekanan pada legislasi yang mendorong implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang efektif, pemerataan pembangunan, serta untuk mempersempit kesenjangan pembangunan di antara negara-negara di kawasan Asia dan Eropa.
Terakhir, legislasi nasional harus secara efektif mengimplementasikan berbagai komitmen internasional tentang perdamaian dan keamanan sejalan dengan prioritas nasional dan kerangka legislatif.
"Indonesia dalam hal ini telah mengesahkan sejumlah undang-undang seperti ratifikasi konvensi internasional, dan sedang dalam proses perumusan kerangka legislatif UN Act," tandasnya.