Di samping itu, ia mengajak kader muda untuk membangun narasi politik yang lebih menitikberatkan pada pembangunan manusia sebagai prioritas, tanpa mengesampingkan pembangunan fisik.
“Bonus demografi 2045 hanya akan menjadi bonus bagi mereka yang hari ini peduli kepada balita, remaja, dan calon pengantin. Di situlah peran kader muda AMPG untuk memastikan pembangunan keluarga menjadi prioritas,” pungkasnya.
Stadium Generale tersebut juga dihadiri Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus, Bendahara Umum M. Faqih, serta jajaran pengurus PP AMPG lainnya.
Diklat Kader Muda PP AMPG Gelombang III diselenggarakan pada 8–12 Juli 2026 dengan melibatkan sekitar 250 peserta dari 38 provinsi. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah menteri, kepala lembaga, dan tokoh nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda Partai Golkar.