Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPP Kabar Photo
Share :
Hindari Stunting Pada Anak, Anggota Komisi IX DPR ini Dukung Cuti Hamil Selama 6 Bulan
  Nyoman Suardhika   23 Juni 2022
Credit Photo / Sosial

Kabargolkar.com - Legislator Senayan asal Sumatera Barat, Darul Siska menilai bahwa kebijakan cuti melahirkan bagi pekerja perempuan selama enam bulan harus diikuti kajian mendalam dari berbagai aspek.

Salah satunya, menurut anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini, adalah aspek kesehatan.

“Dari aspek kesehatan ini pekerja perempuan yang melahirkan harus mengambil cuti setelah melahirkan. Artinya cuti melahirkan selama ini (3 bulan) kurang,” kata Darul Siska saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/6/2022).

Anggota Komisi IX DPR ini berpandangan, sangat beresiko terhadap kehamilan para ibu hamil, jika harus dipaksa bekerja sampai batas waktu untuk bisa mengambil cuti hamil.

“Setelah disepakati 6 bulan, cuti melahirkan harus diatur. Jangan kemudian cuti diambil setelah melahirkan saja,” ungkapnya.

“Harus ada kajian dulu dan mekanisme cuti melahirkan harus ada sebelum melahirkan dan setelah melahirkan,” sambungnya.

Tak sampai disitu, ia menuturkan, pemberlakuan cuti melahirkan 6 bulan harus memperhatikan aspek kemampuan perusahaan, selain aspek kesehatan.

Perusahaan, menurut dia, tidak boleh mengurangi layanan bagi pekerja melahirkan.

“Jangan kemudian ada cuti melahirkan, kemudian waktu laktasi bagi pekerja dihilangkan atau kemudian fasilitas laktasi bagi ibu melahirkan ditiadakan,” tuturnya.

“Kami mendukung usulan itu. Tentu harus dilakukan kajian dulu seperti dari segi medis hingga fasilitas layanan bagi ibu pasca melahirkan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan, cuti lebih lama mendukung penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.

Dengan cuti melahirkan lebih lama juga bisa meningkatkan daya IQ sumber daya manusia (SDM).

“Data menunjukkan tingkat IQ orang Indonesia rendah, rata-rata hanya 78, sementara orang Jepang itu di atas 106,” bebernya.

“Jadi harapannya tidak hanya penurunan angka stunting saja, tapi peningkatan kualitas SDM kita juga,” tutupnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2022 Kabar Golkar. All Rights Reserved.